Breaking News:

Resep Masakan

Mengenal Itak Gurgur atau Pohul-pohul, Kuliner Khas dari Tanah Batak

Sumatera Utara khususnya tanah Batak sudah sejak lama terkenal dengan kekayaan kuliner tradisionalnya.

Penulis: Almazmur Siahaan | Editor: Royandi Hutasoit
HO / Tribun Medan
Itak Gurgur atau Pohul-pohul, makanan khas Batak Toba 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sumatera Utara khususnya tanah Batak sudah sejak lama terkenal dengan kekayaan kuliner tradisionalnya.

Kuliner Batak terkenal dengan olahan daging dan ikannya, terutama untuk masyarakat Batak yang tinggal pesisir Danau Toba.

Namun, ternyata ada satu makanan khas Batak Toba yang banyak dibuat dengan sangat sederhana namun kaya akan filosofi, yaitu Pohul-pohul atau yang biasa disebut Itak Gurgur.

Itak Gurgur biasanya disebut sebagai makanan tradisional yang disajikan ketika memanjatkan doa saat momen-momen tertentu seperti dalam menanam padi.

Kata Gurgur di sini dapat diartikan sebagai “membara”. Pemberi Itak Gurgur selalu berharap si pemakan jadi memiliki semangat yang membara-bara.

Itak Gurgur atau Pohul-pohul, makanan khas Batak Toba.
Itak Gurgur atau Pohul-pohul, makanan khas Batak Toba. (Almazmur / Tribun Medan)

Agar benar-benar membara, Itak Gurgur dapat dikukus setelah dicetak. Itak Gurgur dibuat dengan sangat sederhana tanpa dimasak. Bahan utama makanan ini adalah tepung beras.

Sebelum ada alat penggilingan, beras hanya ditumbuk sehalus mungkin.

Bahkan hingga kini sebagian masyarakat masih ada yang mempertahankan pengolahan seperti ini, karena dianggap rasa Itak Gurgur justru terasa lebih enak.

Bahan-bahan yang digunakan, yaitu 1 liter beras putih, 2 buah kelapa yang agak muda, gula aren atau gula pasir secukupnya (sesuai selera), dan garam secukupnya.

Cara membuatnya cukup mudah. Pertama, rendam beras dengan air bersih selama 1-2 jam, kemudian tiriskan/keringkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved