Breaking News:

TRIBUNWIKI

Detik-detik Terakhir 17 Juni 1907, Gugurnya Raja Sisingamangaraja XII Saat Melawan Belanda

Berikut peristiwa penting pada hari-hari terakhir peristiwa Aek Sibulbulon Pea Raja Dairi, Huta Si Onom Hudon.

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Ayu Prasandi
ist
Foto lukisan Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja XII di salah satu rumah warga bernama Djapinaham Bakkara di Simalingkar, Medan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - 1 Abad telah berlalu, tetapi semangat perjuangan Raja Siaingamangaraja masih tetap abadi.

112 tahun yang lalu  Raja Sisingamangaraja Xll dan putra putri, keluarga dan para panglimanya menjad hari-hari terakhir pada 17 juni 1907 melawan penjajah.

Berikut peristiwa penting pada hari-hari terakhir peristiwa Aek Sibulbulon Pea Raja Dairi, Huta Si Onom Hudon.

Putri Lopian dengan setia menyertai perjuangan Raja Sisingamangaraja XII, yang semata-mata di lupakan saat ini.

Ada rentetan pilu pada hari-hari terakhir 17 juni 1907.

Pada 15 juni 1907, di dalam operasi subuh Kolonialis Belanda, Christoffel menginstruksikan pasukan untuk menangkap keluarga Raja Sisingamangaraja XII yang telah bercerai-berai dan hidup terpisah-pisah di Hutan.

Di dalam operasi subuh ini salah satu putri Raja Si Singamangaraja XII "Sunting Mariam" tertangkap sendirian dalam keadaan lapar dan haus di hutan belantara. 

Beliau disiksa dan ditawan di kamp militer Sidikalang dan kesempatan ini di pergunakan Van Vuuren mengumpulkan informasi di mana sebenarnya Raja Sisingamangaraja.

Pasukan belanda membantu operasi pembersihan dengan mengirim tentara ke berbagai arah, antara lain ke Pulau Godang, Boang, arah Barus, Simaho (Si Onom Hudon), Si Husapi dan Pinagar.

Baca juga: Kota Medan Matangkan Persiapan Sekolah Tatap Muka, Pengamat Pendidikan : Bismillah Saja

Saat itu dengan setia pang lima Tengku Ben dari Aceh,Tengku Nyak bantal, Matsawang, Amantumbagas Tinambunan, Boru pandiangan (namanya samar) dari Samosir Ronggur Nihuta mendukung perjuangan beliau dan putaranya Patuan Anggi, Patuan Nagari Raja Sabidan Serta putrinya Lopian yang masih berumur belasan tahun.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved