News Video
VIRAL Kisah Guru di Asahan Rela Dibayar Rp 6 Ribu, Demi Ajari Murid Bahasa Arab
Baru-baru ini Kabupaten Asahan di hebokan dengan viralnya video gaji seorang guru yang dinilai tidak layak.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: M.Andimaz Kahfi
VIRAL Kisah Guru di Asahan Rela Dibayar Rp 6 Ribu, Demi Ajari Murid Bahasa Arab
TRIBUN-MEDAN.COM, ASAHAN - Baru-baru ini Kabupaten Asahan di hebokan dengan viralnya video gaji seorang guru yang dinilai tidak layak.
Pasalnya dalam video yang di upload oleh akun TikTok @DiniFauziLestari ,menunjukkan gaji sang suami hanya Rp 144 dalam satu bulan.
Dalam video tersebut terlihat Dini membuka amplop gaji milik suami yang mengajar bahasa Arab di salah satu sekolah di Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan.
Dalam video tersebut, Dini memperlihatkan beberapa lembar uang pecahan lima ribu rupiah dan dua ribu rupiah, serta satu lembar uang pecahan seratus ribu rupiah yang berjumlah Rp 144 ribu.
Meskipun begitu, terlihat dalam video tersebut, ia tetap mensyukuri gaji suaminya tersebut.
"Assalamualaikum, suamiku baru pulang kerja, dia memberikan amplop kepadaku. Mari kita hitung," kata Dini dalam video tersebut.
Saat di jumpai tribun-medan.com, Senin(14/6/2021), Dini bersama Nasrullah mengaku hal itu dilakukannya tidak untuk menyinggung pihak manapun, dan bentuk rasa syukurnya kepada .
Dijelaskannya, video itu berawal dari sang suami yang pulang bekerja langsung memberikan amplop hasil gajinya mengajar di salah satu sekolah.
"Kemudian saya buka dan saya meminta izin kepadanya untuk di buatkan video ke tiktok. Awalnya suami saya mengira uang itu untuk di top up, namun saya beri penjelasan bahwa untuk divideo," ujar Dini.
Ia tidak menyangka kalau video yang dibuatnya itu bakal seviral saat ini.
"Saya tidak menyangka kalau video itu bisa viral, padahal video tersebut dibuat bukan untuk di viralkan, siapalah saya. Saya membuat itu hanya sebagai bentuk rasa syukur saya atas pendapatan suami saya," ujar Dini kepada tribun-medan.com.
Dalam satu malam, videonya yang semula di tonton hanya dua orang, mendadak menjadi ratusan ribu orang yang melihat.
"Pas saya bangun untuk salat subuh, lihat TikTok kok udah dua ribuan yang melihat. Terus saya lihat lagi udah ratusan ribu," ujarnya.
Ia mengatakan, membuat video tersebut dikarenakan tidak menyangka masih ada gaji guru hanya Rp 6 ribu persekali ngajar.