Anggota DPRD Sergai Ramai-ramai Ingin Mengkudeta Ketua Dewan Karena Alasan

Anggota DPRD Sergai ramai-ramai membuat mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRD Sergai dr M Riski Ramadhan Hasibuan

Tayang:
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Sekretariat DPRD Sergai tampak lengang setelah adanya mosi tidak percaya dari anggota dewan terhadap ketua dewan, Kamis (17/6/2021).(TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR) 

TRIBUN-MEDAN.COM,RAMPAH-Puluhan anggota DPRD Sergai ramai-ramai ingin mengkudeta Ketua Dewan dr M Riski Ramadhan Hasibuan.

Dari 8 fraksi yang ada di DPRD, hanya Fraksi Gerindra yang tidak ikut melayangkan mosi tidak percaya ini.

Sementara 7 lainnya sepakat dan memasukkan mosi tidak percaya tersebut ke Sekretariat DPRD Sergai.

Adapun 7 fraksi itu yakni Fraksi Nasdem, Golkar, PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKB dan Fraksi Gabungan DPS. 

Baca juga: Diduga Terlibat Kudeta, Pangeran Jordania jadi Tahanan Rumah, Puluhan Eks Pejabat Ditangkapi

Informasi yang dihimpun, mosi tidak percaya yang dikirim ke Sekretariat DPRD itu ditandatangani oleh 28 orang anggota DPRD.

Lebih dari separuh anggota dewan yang telah sependapat.

Secara keseluruhan jumlah anggota DPRD Sergai mencapai 45 orang.

Disebut-sebut, upaya kudeta dengan cara mosi tidak percaya ini sudah lama direncanakan dan baru direalisasikan bersama oleh kalangan anggota dewan.

Sejumlah anggota dewan yang menandatangani mosi tidak percaya ketika dikonfirmasi belum dapat merinci secara jelas apa yang menjadi alasan mengapa sampai mengambil langkah seperti itu.

Baca juga: AKHIR KUDETA Raja Abdullah II Gagal, 20 Pejabat Istana Kerajaan Yordania Ditangkap dan Ditahan

Ketua Fraksi Partai Golkar, Jalaluddin yang dihubungi melalui telepon selulernya awalnya malu-malu menyatakan ikut menandatangani.

Tidak beberapa lama kemudian, ia pun membenarkannya. 

"Awak pun tahunya dari medsos. Namanya DPRD, ya terlibat juga (ikut menandatangani). Udah taulah abang (ditanya alasannya tandatangan), cemana ya, yang jelas enggak mungkin timbul asap kalau enggak ada apa-apa,"

"Ada 28 orang semuanya yang tanda tangan itu," kata Jalaluddin Kamis, (17/6/2021). 

Saat ditanyai apakah yang mereka lakukan ini ada hubungannya dengan pekerjaan, Jalaluddin memberi jawaban ambigu.

Baca juga: POLISI MYANMAR Ngamuk, 12 Orang Tewas Ditembak, Korban Demonstran Anti-Kudeta di Myanmar Bertambah

"Kek mana ya, enggak bisalah awak jawabnya. Ku komunikasikan dulu lah sama teman-teman siapa nanti yang bisa jawab," kata Jalaluddin, yang merupakan anggota dewan Dapil I ini. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved