Ketua DPRD Sergai Sor-sor Sendiri - Mayoritas Anggota Nyatakan Mosi Tidak Percaya

Mosi tidak percaya tersebut ditandatangani 28 anggota DPRD. Artinya lebih dari separuh anggota dewan telah sependapat.

TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
SEKRETARIAT DPRD Sergai tampak lengang setelah adanya mosi tidak percaya dari anggota dewan terhadap ketua dewan, Kamis (17/6/2021).(TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR) 

TRIBUN-MEDAN.com, SEI RAMPAH - Anggota DPRD Serdang Bedagai (Sergai) melayangkan surat dan menyatakan mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD Sergai, dr M Riski Ramadhan Hasibuan. Dari 8 fraksi yang ada di DPRD hanya Fraksi Gerindra yang tidak ikut melayangkan mosi tidak percaya sementara tujuh fraksi lainnya sepakat dan memasukkannya ke Sekretariat DPRD Sergai, Kamis (17/6/2021).

Informasi yang dihimpun, mosi tidak percaya tersebut ditandatangani 28 anggota DPRD. Artinya lebih dari separuh anggota dewan telah sependapat. Secara keseluruhan jumlah anggota DPRD Sergai mencapai 45 orang.

Sejumlah anggota dewan yang menandatangani mosi tidak percaya ketika dikonfirmasi belum dapat merinci secara jelas apa yang menjadi alasan mengambil langkah tersebut. Ketua Fraksi Partai Golkar, Jalaluddin yang dihubungi melalui telepon seluler membenarkannya.

"Aku pun tahunya dari medsos. Namanya DPRD yang terlibat juga (ikut menandatangani). Sudah tahulah abang (ditanya alasannya tandatangan). Cemana ya, yang jelas nggak mungkin timbul asap kalau nggak ada apa-apa. Ada 28 orang semuanya yang tandatangan itu," kata Jalaluddin, Kamis (17/6/2021).

Saat ditanyai apakah yang mereka lakukan ini ada hubungannya sama pekerjaan atau tidak, Jalaluddin tidak memberikan jawaban pasti. “Kek mana ya, nggak bisalah aku jawabnya. Ku komunikasikan dululah sama teman-teman siapa nanti yang bisa jawab," kata Jalaluddin yang merupakan anggota dewan dari Dapil I.

Sementara itu Junaidi anggota DPRD dari Fraksi PAN berpendapat dalam menjalankan tugasnya sebagai Ketua DPRD, dr M Risky Ramadhan Hasibuan seperti sor-sor sendiri. Karena itu banyak kekecewaan dan kekesalan sesama anggota dewan. Ia mengaku bersama dengan rekan-rekannya yang lain dalam waktu dekat akan memberikan keterangan kembali dengan wartawan.

"Karena sor-sor sendiri dalam jabatan. Contoh kecilnya jarang mendampingi anggota dalam hal kegiatan Banggar (Badan Anggaran). Main sendiri saja dia, nanti kita pigi berangkat dia nggak pergi, tapi dia berangkat ke tempat lain. Nanti kita jelaskan lagi sama teman-teman media," kata Junaidi.

Baca juga: Anggota DPRD Sergai Ramai-ramai Ingin Mengkudeta Ketua Dewan Karena Alasan

Setelah dilayangkannya mosi tidak percaya ke Sekretariat DPRD, kantor DPRD pun sepi. Tidak ada anggota dewan yang masuk kantor. Informasi yang dikumpulkan sebagian anggota dewan pergi kunjungan kerja ke Simalungun.

Riski tak Masuk Kantor
KETUA DPRD Sergai, dr M Riski Ramadhan Hasibuan belum bersedia dikonfirmasi terkait hal ini. Ia tampak tidak masuk kantor setelah adanya mosi tidak percaya. Berulang kali nomor ponselnya dihubungi namun tidak bersedia diangkat. Pesan singkat yang dikirimkan juga tidak mendapat balasan.

Ketua DPC Gerindra Sergai, Budi yang dikonfirmasi mengaku belum mendapat informasi kalau di DPRD terkait mosi tidak percaya kepada kader mereka yang juga menjabat Ketua DPRD Sergai. Ia mengaku selama ini dr M Risky Ramadhan Hasibuan sudah bekerja dengan baik. Pengaduan masyarakat yang masuk ke partai juga ditindaklanjuti oleh Risky.

"Saya belum tau karena saya baru pulang dari Jakarta. Kita belum ada rencana untuk memanggil Risky. Yang jelas nantikan kita lihat dulu apa motivasi mosi tidak percaya itu. Kita harus lihat dulu apa tuntutannya, saya belum tahu sampai saat ini," kata Budi.

Di Kabupaten Serdang Bedagai jumlah kursi Gerindra di DPRD sebanyak tujuh kursi. Dari tujuh kursi itu dr M. Risky Ramadhan Hasibuan adalah peraih suara tertinggi.(dra/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved