Breaking News:

Penembakan Wartawan Pengamat: Usut Tuntas Teror Penembakan Wartawan di Simalungun

Pengamat hukum dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Eka Putra Zakran meminta agar kepolisian segera mengungkap pelaku pembunuhan tersebut.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
HO
Mara Salem Harahap alias Marsal saat ditembak dan semasa hidup.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Marsal Harahap (42), menjadi korban penembakan OTK tak jauh dari rumahnya di Jalan Huta 4, Kecamatan Gunung Malinggas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pada Sabtu (19/6/2021) pukul 23:50 WIB dinihari.

Akibat peristiwa tersebut, ia yang mengalami luka tembak di paha sebelah kirinya mengalami pendarahan hebat hingga meninggal dunia.

Mengetahui adanya peristiwa tersebut, pengamat hukum dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Eka Putra Zakran meminta agar kepolisian segera mengungkap pelaku pembunuhan tersebut.

Dia mengatakan apa yang menimpa Marsal merupakan teror bagi jurnalis.

"Penembakan terhadap korban, Marsal Harahap merupakan teror yang nyata bagi insan pers. Kasus ini harus diusut tuntas dan pelaku harus ditangkap serta diberi hukuman berat. 

Dia juga menegaskan jangan sampai kejadian serupa terulang kepada insan pers.

Baca juga: Arya Saloka Ungkap Isi Kamar di Lokasi Syuting Ikatan Cinta, Warganet Malah Fokus ke Benda Satu Ini

"Jangan sampai pelaku bebas berkeliaran, bisa saja nanti terjadi teror yang sama kepada teman-teman wartawan lainnya.

Sehingga banyak insan pers menjadi ketakut lan melakukan  investigasi guna mengungkap fakta dan memberitakan kebenaran  kepada masyarakat," Ucapnya.

Selain itu, penangkapan terhadap pelaku merupakan keharusan dalam rangka menegakkan hukum dan keadilan.

Kau tidak kejahatan seperti itu akan berulang karena dianggap kewajaran menghilangkan nyawa seseorang karena pemberitaan yang tidak sesuai.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved