Breaking News:

8 Bungkus Ganja Masuk ke Lapas Klas IIA Siantar, Sudah Berulangkali Terjadi

Sindikat narkoba kembali berupaya menyelundupkan ganja ke Lapas Klas IIA Siantar. Namun aksi tersebut diketahui petugas

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
HO
Sat Narkoba Polres Simalungun bersama jajaran Lapas Klas IIA Siantar membuka bungkusan narkoba yang dilemparkan OTK, Sabtu (19/6/2021).(HO) 

TRIBUN-MEDANCOM,SIANTAR-Kasus yang sama soal penyelundupan narkoba ke Lapas Klas IIA Siantar kembali terjadi.

Kali ini 8 bungkus ganja masuk ke Lapas Klas IIA Siantar pada Sabtu (19/6/2021) subuh.

Menurut Humas Lapas Klas IIA Siantar Daniel Sitindaon, upaya penyelundupan ganja kering itu diketahui petugas jaga. 

"Petugas Pos Menara 3 Maralasan Manik sekira pukul 05.30 WIB melaporkan kepada komandan piket jaga, bahwa ada suara sesuatu yang mencurigakan," kata Daniel, Minggu (20/6/2021).

Baca juga: Kepala Rutan Humbahas Sebut Narapinda Lapas Sibolga Kendalikan Narkoba dari Dalam Sel

Kemudian komandan piket jaga memeriksa lokasi dan menemukan bungkusan yang mencurigakan, yang selanjutnya dilaporkan kepada Kepala Pengamanan Lapas Sahat Bangun dan Kalapas Rudy Sianturi.

Temuan ini kemudian disampaikan ke Sat Narkoba Polres Simalungun, untuk memeriksa bersama-sama isi di dalamnya.

"Tim Sat Narkoba Polres Simalungun menyatakan isinya adalah narkotika jenis ganja sebanyak delapan bungkus," kata Daniel.

Daniel mengatakan, pihaknya terus berupaya berkoordinasi dengan pihak berwajib, agar kasus serupa tidak terulang lagi di Lapas Klas IIA Siantar.

Baca juga: Napi Lapas Lubukpakam Masih Leluasa Simpan Benda Terlarang di Sel

Untuk selanjutnya, bungkusan ganja itu dibawa polisi ke komando. 

Kasat Narkoba Polres Simalungun AKP Haryono mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan.

"Sat Narkoba sudah menerima penyerahan barang bukti ganja barang temuan dari lapas. Selanjutnya dilakukan penyelidikan untuk mencari siapa pemiliknya," kata Haryono.

Pelemparan Ganja Terjadi Pada Tahun 2020 

Pelemparan ganja bukan yang pertama kali terjadi di Lapas Klas IIA Siantar.

Pada tahun 2020, pelemparan ganja dilakukan orang tidak dikenal (OTK) dan belum berhasil diungkap pihak berwajib.

Baca juga: Napi yang Kendalikan Penjualan Sabu Ratusan Juta dari Lapas Divonis 5 Tahun Penjara

Pelemparan ganja terjadi pada Kamis (16/4/2020) lalu dengan bobot seberat 4,5 bal atau berkisar 4,5 kg.

Kasat Narkoba Polres Simalungun saat itu, AKP Eduar Tobing belum memecahkan misteri pelemparan barang haram ini ke dalam lapas.(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved