Percaya Karena Bersertifikat Profesional, Pasutri Ini Telan Pil Pahit Bayinya Tewas Disiksa Pengasuh
Sepasang suami istri harus menelan pil pahit lantaran memperkerjakan seorang pengasuh anak.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
TRIBUN-MEDAN.com – Sepasang suami istri harus menelan pil pahit lantaran memperkerjakan seorang pengasuh anak.
Bukannya merawat anak dengan baik, pengasuh tersebut malah menyiksa anak majikannya hingga meninggal dunia.
Menurut informasi yang dibagikan, insiden memilukan itu terjadi di Taichung, Taiwan.
Seorang wanita bermarga Trinh, 48 tahun, merawat seorang bayi laki-laki berusia 10 bulan bermarga Li.
Trinh akan merawat bayi laki-laki tersebut dari pukul 08.30 sampai 17.30, Senin sampai Jumat.
Baca juga: Wanita Ini Pecahkan Rekor Dunia, Lahirkan 10 Bayi dalam Sekali Lahiran, 7 Laki-laki dan 3 Perempuan
Baca juga: Bayi Tiga Bulan Tewas Diserang Anjing Peliharaan, saat Ditemukan Kondisinya Mengenaskan
Orangtua bayi itu membayar Trinh dengan gaji yang sangat bagus.
Orangtua anak laki-laki itu mengatakan bahwa karena Trinh memiliki sertifikat pengasuh profesional, mereka merasa aman dalam menyerahkan anak itu kepada wanita ini.
Tanpa diduga, ketika anak laki-laki itu menangis, Trinh sama sekali tidak membujuknya dengan sabar dan lembut.
Ia malah memukul kepala dan dahi bayi berusia 10 bulan itu dengan keras.
Dari luar, pukulan keras itu hanya membuat dahi bocah itu memar.
Bahkan, bocah itu menderita pendarahan subdural di tengkoraknya.
Mengetahui bahwa bocah itu koma, Trinh ketakutan dan buru-buru memanggil ambulans untuk membawanya ke rumah sakit.
Ketika ditanya oleh orangtua bayi itu tentang apa yang terjadi, Trinh berbohong.
Ia mengatakan bayi 10 bulan sedang duduk di kereta dorongnya dan terjatuh saat mencoba meraih alat bantu jalan.
Hal itu menyebabkan memar di dahinya, kemudian tersedak susu dan jatuh koma.
Baca juga: Lihat Balita Duduk Diam di Dalam Mobil, Tetangga Lapor Polisi, Rupanya Sudah Tewas Kelaparan
Baca juga: Memilukan, Seorang Balita Tewas Setelah Satu Jam Tenggelam saat Sang Ibu Memasak di Dapur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-bayi-dipijat.jpg)