Breaking News:

PPKM Mikro

MAKIN KETAT, Bobby Nasution Cuma Izinkan Pelaku Usaha Buka Sampai Pukul 8 Malam

Wali Kota Medan Bobby Nasution memperketat izin usaha masyarakat yang hanya boleh buka sampai pukul 20.00 WIB

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI
Wali Kota Medan Bobby Nasution saat ditemui di Sekretariat GMKI Medan, Kamis (10/6/2021). Wali Kota menyatakan, bayi Khayra Hanifah Al Maghfirah tidak meninggal di RSUD dr Pirngadi. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Pemerintah Kota Medan memberlakukan pengetatan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro mulai 23 Juni 2021.

Wali Kota Medan Bobby Nasution cuma izinkan pelaku usaha buka sampai pukul 20.00 WIB

"Memang PPKM mikro yang ketat ini sangat diperlukan, apalagi setelah ada hari-hari besar seperti habis lebaran kemarin itu lonjakan Covid-19 pasti ada,"

"Oleh karena itu hari ini sudah ada instruksi dari Mendagri soal pengetatan PPKM mikro, tapi belum kita buatkan Surat Edarannya. Akan kita terbitkan hari ini," ujar Bobby Nasution, Rabu (23/6/2021).

Baca juga: Gubernur Perpanjang PPKM Mikro di 10 Daerah di Sumut

Dikatakannya, dalam Surat Edaran pengetatan PPKM mikro di Medan nantinya tempat usaha baik rumah makan dan pusat perbelanjaan hanya boleh beroperasi hingga pukul 8 malam, atau 20.00 WIB.

"Itu PPKM mikro diperketat, ini kami sampaikan juga jam opersional yang tadinya dibatasi sampai jam 9 malam sekarang diperketat jadi jam 8 malam. Cuma belum kita edarkan suratnya, sudah saya tanda tangani," ungkapnya.

Sementara untuk tempat hiburan malam seperti bar dan diskotek, Bobby Nasution mengatakan akan ditutup sementara mulai 23 Juni hingga 5 Juli 2021.

"Kebijakannya akan sampai 5 Juli nanti, kalau tempat hiburan malam itu enggak usah kita buka dululah," tuturnya.

Baca juga: Pengusaha Butuh Solusi Soal Penerapan Aturan PPKM Mikro yang Diterapkan Pemerintah

Namun, menantu Presiden Jokowi ini menekankan kegiatan ekonomi tetap bisa berjalan di masa pengetatan PPKM dengan catatan memberlakukan sistem drive thru atau takeaway (bawa pulang).

"Tapi saya sampaikan kegiatan ekonomi tetap kita upayakan ada aktivitas, untuk kegiatan ekonomi seperti rumah makan, itu makan di tempat jam 8 malam sudah gak boleh lagi. Cuma kalau drive thru itu silakan," jelasnya.

Dikatakannya, pengetatan PPKM mikro bertujuan mengurangi kerumunan dan resiko penularan Covid-19 di Kota Medan.

Baca juga: Perpanjangan PPKM Mikro Persulit UMKM, Pengusaha Kedai Kopi: Buka Sejam Kami Bisa Dapat Apa?

"Kenapa jam 8 malam sudah harus tutup, inikan tujuannya untuk mengurangi kerumunan, untuk itu kami minta masyarakat agar bekerjasama dalam hal ini untuk pengetatan PPKM mikro," pungkasnya.

Sementara itu berdasarkan data terakhir perkembangan Covid-19 di Medan pada 23 Juni 2021, jumlah kasus konfirmasi Covid-19 mencapai 17.658 dengan peningkatan 88 kasus.

Kasus meninggal mencapai 632 dan angka kesembuhan mencapai 16.048 dengan peningkatan 44 orang dalam satu hari.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved