Breaking News:

Industru Kreatif

Manfaat Daun Nanas Bagi Kehidupan, Bisa Dijadikan Bahan Baku Ulos

Daun nanas ternyata punya manfaat untuk bahan baku tekstil, khususnya untuk pembuatan ulos

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Array A Argus
IST
Pendiri Alfiber memamerkan kain yang dibuat dari serat daun nanas di acara Bimtek IKM Kabupaten Taput.(IST) 

TRIBUN-MEDAN.COM,TARUTUNG-Daun nanas ternyata punya manfaat khusus bagi perkembangan tekstil, khususnya dalam hal pembuatan ulos.

Serat daun nanas ini bisa diolah menjadi benang.

Jika pemanfaatan serat daun nanas ini dimaksimalkan, maka pengerajin tekstil yang bergerak di pembuatan ulos cukup memanfaatkan sumber daya alam yang ada.  

"Daun nanas yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara jangan hanya menjadi pupuk untuk tanaman saja, tapi juga bisa diolah menjadi serat bahan baku tekstil seperti menjadi benang sebagai bahan baku pembuatan ulos," kata Alan Sahroni, pendiri Alfiber, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: Mengulik Keripik Nanas Asal Sipahutar Tapanuli Utara, Kini Jadi Oleh-oleh Khas

Dengan pemanfaatan serat daun nanas ini, pengerajin ulos tak perlu lagi bergantung pada bahan baku luar negeri.

Cukup memanfaatkan sumber daya alam yang ada di kawasan Kabupaten Tapanuli Utara. 

"Selain menjadi bahan pembuatan ulos, serat daun nanas juga dapat dibuat menjadi bahan fashion, aneka kerajinan lainnya. Sehingga Tapanuli Utara menjadi sentra ulos serat nanas," kata Alan Sahroni, di hadapan pengerajin ulos pada momen Bimtek Industri Kecil Menengah (IKM) Tenun Ulos. 

Dia mengatakan, agar pengerajin ulos di Taput bisa maksimal memanfaatkan serat daun nanas ini, dirinya akan mengajari para pengerajin, mulai dari menyediakan alat, proses perendaman, pengerukan daun, sampai dengan pengeringan.

Baca juga: Pantang Menyerah, Eks Model Rupawan Sembuh dari Kanker Stadium 4 setelah Rutin Makan Nanas

"Proses pemintalan dan pemaletan juga akan kami dampingi," katanya. 

Diketahui, Alfiber ini merupakan industri kecil yang bergerak di bidang pengolahan dan pemanfaatan limbah daun nanas.

Sejak beridiri, Alfiber sudah menghasilkan berbagai produk kain. 

Pada kesempatan ini, Ketua Dekranasda Tapanuli Utara Satika Simamora mengajak semua pengerajin untuk serius mengikuti pelaksanaan Bimtek IKM ini.

Besar harapannya, Bimtek yang diadakan mulai tanggal 23 sampai dengan 26 Juni 2021 itu dapat memberikan ilmu baru bagi para pengerajin ulos.(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved