Nikmati Kesejukan di Pinggiran Sungai Aek Sigeaon Tarutung

Suasana udara yang relatif dingin di Kota Tarutung kerap mengundang pengunjung mengonsumsi makanan yang panas dan pedas. 

Tayang:
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ MAURITS PARDOSI
Suasana Sungai Aek Sigeaon dan alam sekitarnya.    

TRIBUN-MEDAN.com, TARUTUNG -Duduk santai di pinggiran Sungai Aek Sigeaon menjadi sebuah kenikmatan tersendiri bagi para pengunjung. 

Kini, pinggiran Sungai tersebut sudah direhab dengan adanya deretan warung yang tersusun rapi. 

Suasana udara yang relatif dingin di Kota Tarutung kerap mengundang pengunjung mengonsumsi makanan yang panas dan pedas. 

Dan hal itu bisa diperoleh oleh pengunjung di warung yang ada di pinggiran Sungai Aek Sigeaon tersebut. 

Selain tempat beristirahat yang sudah disediakan, pengunjung juga juga bisa memilih hamparan rumput hijau yang dibubuhi dengan tempat duduk yang terbuat dari kayu. 

Tepatnya di bawah pohon yang berdiri kokoh di pinggiran Sungai Aek Sigeaon telah tersedia kursi kayu dan meja sederhana bagi para pengunjung yang ingin menikmati kesegaran udara sembari memandang aliran Sungai Aek Sigeaon. 

Baca juga: Desy Ratnasari dan Lyodra Ginting Kepergok Pakai Busana Serupa, Intip Cantiknya Dua Artis Beda Jaman

Sejak dari dulu, Sungai Aek Sigeaon ini tah menjadi perbincangan banyak orang, termasuk para seniman, khususnya pengarang lagu Batak Toba.

Bahkan, Sungai Aek Sigeaon dikenal sebagai wajahnya Kota Tarutung

Dalam syair lagu Batak Toba, aliran airnya menjadi sorotan yang dihubungkan dengan fenomena kehidupan yang diracik menjadi syair lagu. 

Berada di pusat Kota Tarutung, Sungai Aek Sigeaon ini akan senantiasa dilalui pelintas.

Dengan demikian, Bupati Taput juga membuat rencana pembenahan sungai tersebut dengan penanaman bunga di pinggiran sungai tersebut. 

Dari informasi yang beredar panjang Sungai Aek Sigeaon mencapai 12 kilometer.

Sungai tersebut ternyata sebagai sumber air  untuk kebutuhan pengairan sawah. 

Demi memenuhi kebutuhan irigasi, sungai yang berada di jantung kota Tarutung dan membelah dua kota Tarutung menjadi dua, dikembangkan sebagai salah satu bendungan di Tapanuli Utara.

Baca juga: Desy Ratnasari dan Lyodra Ginting Kepergok Pakai Busana Serupa, Intip Cantiknya Dua Artis Beda Jaman

Seorang pengunjung Jamal Hutabarat (45) mengatakan bahwa mengenal Kita Tarutung tak luput dari pengenalan Sungai Aek Sigeaon

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved