CEO Kursus Trading Medan Bongkar Rahasia Hasilkan 1 Miliar dalam Waktu 9 Bulan, Modal 50 Juta

CEO Kursus Trading Medan, Indra Kesuma sukses menyelenggarakan workshop Kursus Trading Fest di Regale Internasional Convention Centre. Bongkar rahasia

Tribun-medan.com/ Kartika Sari
CEO KURSUS TRADING -CEO Kursus Trading Medan Indra Kenz saat menjawab pertanyaan dari peserta dalam workshop Kursus Trading Fest di Regal ICC Medan, Minggu (27/6/2021). (Tribun-medan.com/ Kartika Sari) 

CEO Kursus Trading Medan Beberkan Rahasia Hasilkan Rp1 Miliar Dalam Waktu 9 Bulan Lewat Trading, Modal Awal Rp 50 Juta

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - CEO Kursus Trading Medan, Indra Kesuma sukses menyelenggarakan workshop Kursus Trading Fest di Regale Internasional Convention Centre, Minggu (27/6/2021).

"Luar biasa acara ini pesertanya ada yang datang dari Jakarta, Medan, Palembang, Bali, dan Lampung. Meskipun pandemi seperti ini, tapi antusias peserta cukup bagus. Kita harap dengan ikut event ini mereka dapat Poin yang berharga," ungkap Indra.

Dalam sesi workshop tersebut, Indra bercerita bahwa dirinya yang saat itu hanya memiliki modal Rp50 juta mampu ia olah menjadi Rp1 miliar dalam waktu sembilan bulan.

Dikatakannya, ada empat faktor yang begitu mempengaruhi pendapatannya yaitu Digital Marketing, Social Media, Option Trading, dan Cryptocurrency.

"Ini bukan omong kosong, dari empat hal ini mengubah hidup Indra Kenz menjadi seperti sekarang dalam waktu 10 tahun," ujarnya.

Indra juga menjelaskan mengenai manajemen keuangan terbaik dalam melakukan trading.

Adapun dalam target profit dalam trading, Indra menyebutkan cukup mengambil 1-3 persen dan batasan lost 10-15 persen.

"Jadi kalau saldo kalian Rp10 juta, lost Rp1 juta itu cukup. Besok kalau lost lagi 10 persen saja. Kalau hari ini lost di kesalahan A, besok lost di kesalahan B, jangan di A lagi itu namanya tidak belajar," jelas Indra.

Berbicara mengenai profit, Indra berulangkali menegaskan untuk jangan jadi tamak. Ia menyarankan untuk mengambil profit maksimal 3 persen namun dapat berjalan dengan jangka panjang.

"Kalau untuk target profit, buat apa 3 persen tapi sampai tiga sesi itu kan 9 persen. Namun bukan boleh gak bolehnya, tapi lebih ke psikologi kamu mampu tidak untuk menerima euforia profit yang begitu banyak dalam satu hari. Lebih baik saran saya jangan, lebih baik sehari 3 persen tapi bisa berlanjut sampai 365 hari," jelasnya.

"Lost itu boleh karena bagian dari proses, tapi lostnya itu di kejadian yang berbeda-beda. Kalau ragu jangan open posisi, kalau udah open posisi jangan ragu. Open posisi itu maksimal 1 persen, kalau dibawah itu lebih baik lagi, lebih tenang dan santai," lanjutnya.

Dijelaskan Indra bahwa dalam 10 tahun terakhir ini dirinya sudah meraup untung dengan Bitcoin yang telah dibelinya beberapa tahun yang lalu.

"Di Januari tahun 2017, saya beli bitcoin dengan harga Rp10 juta. Dan saya jual di Desember 2017 itu saya jual dengan harga Rp255 juta. Ini adalah salah satu faktor yang buat saya seperti ini. Kripto itu ilmunya simple, dan bitcoin yang saya beli di tahun 2017, itu masih banyak dan saya jual-jualin," jelasnya.

Namun begitu, Indra menjelaskan bahwa trader pemula harus mampu untuk mengendalikan emosinya.

"Inti pertama dari trading adalah kontrol diri yaitu psikologi trading jadi mau sejago apapun tradingnya kalau orang kalau misalnya orangnya enggak mengikuti cara kita seperti tamak pasti susah.

Jangan buru-buru jangan mau kaya aja. jangan mau cepat instan tidak ada yang seperti itu. Semua butuh proses jangan takut kalau misalnya hari ini belum bisa deposito, masih ada akun demo masih bisa belajar tanpa harus menggunakan uang, jangan trading sebelum belajar," kata pria 25 tahun ini.

Indra juga menyebutkan bahwa baik saham, kripto, maupun trading option memiliki profil resiko tersendiri.

"Masing-masing itu punya profile yang berbeda-beda yang paling safety itu adalah investasi emas karena resikonya lebih kecil tapi ingat profitnya lebih kecil semakin tinggi profit semakin tinggi juga resikonya," sebut Indra.

Setelah sukses menggelar workshop trading pertama di Medan, kedepannya, Indra akan membuat aplikasi yang akan berbentuk seperti belajar daring untuk dunia trading.

"Ke depannya tentu ini akan suatu perkenalan trading.com ini resmi menjadi PT kurang dari setahun untuk perkenalan bahwa kami ada untuk masyarakat kami berkontribusi untuk khususnya masyarakat Indonesia terhadap pentingnya edukasi finansial target kedepannya kami akan tahun untuk launching aplikasi untuk belajar nanti akan seperti belajar daring seperti di Universitas ataupun sekolah lainnya," pungkasnya.

(cr13/tribun-medan.com)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved