Anak Almarhum Lisda Siagian Kenang Ibunya Sosok Perawat Tulus dan Garda Terdepan Penanganan Covid
Papan salib bertuliskan Dison Maradian Lisda Riris Surianty Siagian (Nai Rio) tubu 09-08-1965 monding 28-06-2021 juga sudah bersandar di pintu rumah.
Penulis: Victory Arrival Hutauruk |
Namun, ia menyebutkan takdir berkata lain bahwa ibunya tak dapat diselamatkan, hingga akhirnya ia bersama ayahnya membawa baju terbaik untuk dipakaikan almarhum terakhir kalinya.
"Tetapi ketika hp itu lowbat saya pas di rumah sudah masuk berdatangan WA mengucapkan turut berdukacita dan ada juga sesama perawat mengatakan sudah meninggal mama dek, bawalah pakaian yang bagus dirumah ya. Setelah terkonfirmasi hal tersebut makanya kami datang ke rumah sakit dan memang benar," ungkap Rio.
Ia menyebutkan bahwa pihak Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Medan telah datang untuk memberikan dukacita dan nantinya akan akan ada administrasi yang akan diselesaikan.
"Tadi dinas pertamanan datang untuk mengatakan ada untuk administrasi ke kantor, setelah kegiatan selesai. Kita terima itikad baiknya dari dinas pertamanan," bebernya.
Namun, Rio meminta kepada Bobby Nasution selaku Wali Kota Medan untuk memperhatikan kondisi pepohonan yang ada di wilayah Kota Medan agar tidak terjadi kejadian serupa yang dialami ibunya.
"Cuma saya menganjurkan kepada pak Bobby Wali Kota Medan tolong diperhatikan pohon-pohon yang sudah tua, sudah berumur, kalau memang saat nya ditebang, ditebanglah pak. Karena kita tidak tahu kejadian seperti ini bisa terjadi kembali, tidak ada harganya nyawa orang pak. Jadi saya harap kebijakan kebijaksaan dari Pemerintah Kota Medan," tegasnya.
Rio juga menyebutkan dari pihak RSUP Haji Adam Malik sudah hadir dan memberikan ungkapan dukacita.
"Dari rumah sakit sudah ada yang datang, dari dereksi juga," pungkasnya.
Keluarga korban menyebutkan bahwa almarhum direncanakan dimakamkan pada, Rabu (30/6/2021) di Pemakaman TPU Gajah Madah Medan.
(vic/tribunmedan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kondisi-rumah-duka-perawat-rsup-haji-adam-malik.jpg)