Tokoh Islam
Kisah Umar bin Khattab, Sahabat Rasulullah yang Paling Ditakuti, Setan pun Enggan Bertemu
Dikenal dengan nama Umar bin Khattab, Khalifah Rasyidin kedua ini bernama lengkap Umar bin Al-Khatthab bin Nufail bin Adi
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Dedy Kurniawan
Sebelum masuk Islam, Umar sangat ditakuti umat Islam. Namun setelah masuk Islam, Umar sangat dicintai umat Islam dan sangat ditakuti kaum Kuffar. Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
مَا زِلْنَا أَعِزَّةً مُنْذُ أَسْلَمَ عُمَرُ
“Kami terus merasakan harga diri yang tinggi semenjak Umar masuk Islam,” (HR. Bukhari, No. 3863).
Kedua: Umar bin Khattab merupakan sosok yang sederhana dan rendah hati. Kendati memiliki perawakan yang tinggi dan gagah, dia dianugerahi Allah karakter yang keras dan logika.
Umar rela berkeliling mencari rakyatnya yang miskin, dan menyedekahkan sebagian hartanya untuk kepentingan kaum Muslimin.
Umar sosok bersahaja, suka menambal bajunya dengan kulit, dan terkadang membawa ember di pundaknya. Kendaraannya adalah keledai tak berpelana, hingga membuat heran pastur Jerusalem saat berjumpa dengannya.
Umar jarang tertawa dan bercanda, bahkan di cincinnya terdapat tulisan “Cukuplah kematian menjadi peringatan bagimu hai Umar (kafaa bil mauti waa’izhon yaa ‘Umar).”
Tak heran jika Umar bin Khattab menjadi sahabat Nabi yang telah dijamin sebagai penghuni surga. Diriwayatkan dari Said bin Al-Musayyib bahwa Abu Hurairah berkata, ketika kami berada di sisi Rasulullah beliau bersabda,
بَيْنَا أَنَا نَائِمٌ رَأَيْتُنِى فِى الْجَنَّةِ، فَإِذَا امْرَأَةٌ تَتَوَضَّأُ إِلَى جَانِبِ قَصْرٍ، فَقُلْتُ لِمَنْ هَذَا الْقَصْرُ فَقَالُوا لِعُمَرَ بْنِالْخَطَّابِ، فَذَكَرْتُ غَيْرَتَهُ ، فَوَلَّيْتُ مُدْبِرًا » فَبَكَى عُمَرُ وَقَالَ أَعَلَيْكَ أَغَارُ يَا رَسُولَ اللَّهِ
“Sewaktu tidur aku bermimpi seolah-olah aku sedang berada di surga. Kemudian aku melihat seorang wanita sedang berwudhu di sebuah istana (surga), maka aku pun bertanya, Milik siapakah istana ini? Wanita-wanita yang ada di sana menjawab, milik Umar. Lalu aku teringat dengan kecemburuan Umar, aku pun menjauh (tidak memasuki) istana itu. Umar RA menangis dan berkata, Mana mungkin aku akan cemburu kepadamu wahai Rasulullah, (HR. Bukhari, no. 3242 dan Muslim, no. 2395).
Ketiga : Umar adalah salah satu sahabat yang sangat dicintai Rasulullah. Umar dikaruniai kejelian dan kejernihan berpikir, sehingga tak jarang Umar memberikan ide dan gagasan kepada Rasulullah dalam sejumlah urusan.
Kejeniusan Umar menjadi pelengkap ketegasan dan kesederhanaan yang melekat pada dirinya. Sehingga saat itu, Umar disandingkan dengan Abu Jahal yang menjadi tokoh terhormat karena kepintarannya.
Diriwayatkan dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah ﷺ berdoa,
« اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ بِأَحَبِّ هَذَيْنِ الرَّجُلَيْنِ إِلَيْكَ بِأَبِى جَهْلٍ أَوْ بِعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ ». قَالَ وَكَانَ أَحَبَّهُمَا إِلَيْهِ عُمَرُ
"Ya Allah, muliakanlah Islam dengan salah seorang yang lebih Engkau cintai dari kedua laki-laki ini: Abu Jahal atau Umar bin Al-Khaththab." Perawi mengatakan, ternyata yang lebih dicintai oleh Allah adalah Umar. (HR. Tirmidzi, no. 3681; Ahmad, 2:95. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan).