INDONESIA DARURAT COVID-19, Jepang dan Amerika Kirim Bantuan Vaksin

Setelah Amerika, kini pemerintah Jepang turut mengirimkan bantuan vaksin AstraZeneca sebanyak 998.400 dosis ke Indonesia.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN-MEDAN/ALMAZMUR SIAHAAN
Warga mendapatkan vaksinasi. 

Indonesia sebagian besar mengandalkan vaksin dari Sinovac Biotech China, tetapi telah berupaya mendiversifikasi sumber pasokan.

Penny K Lukito, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengatakan, pihaknya mengizinkan vaksin Moderna untuk penggunaan darurat.

Washington telah bersaing dengan Beijing untuk memperdalam pengaruh geopolitik melalui apa yang disebut diplomasi vaksin, meskipun dikatakan tidak berbagi vaksin untuk mendapatkan bantuan atau mengekstraksi konsesi, tetapi untuk menyelamatkan nyawa dan mengakhiri pandemi.

Pemerintahan Joe Biden berjanji bulan lalu untuk membagikan 80 juta vaksin awal buatan AS secara global di tengah kekhawatiran tentang perbedaan tingkat vaksinasi antara negara maju dan berkembang.

AS telah mengumumkan rencana untuk menyediakan vaksin ke negara-negara Asia Tenggara lainnya - Filipina, Vietnam, Thailand, Laos, Papua Nugini, dan Kamboja.

Biden juga mengatakan akan membeli 500 juta vaksin Pfizer-BioNTech untuk didistribusikan ke Uni Afrika dan 92 negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah.

VAKSINASI MASSAL - (Tribun-medan.com/Gita Nadia)
VAKSINASI MASSAL - (Tribun-medan.com/Gita Nadia) (Tribun-medan.com/Gita Nadia)

Penjelasan BPO

Sementara, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan emergency use authorization (EUA) vaksin Covid-19 vaksin Moderna.

Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan, pihaknya terus membantu pemerintah memberikan jaminan, evaluasi, memastikan bahwa vaksin yang masuk ke Indonesia dapat digunakan untuk masyarakat dan memenuhi aspek kualitas, mutu, keamanan dan efikasinya.

Hingga bulan Juni, BPOM telah menerbitkan EUA untuk empat jenis vaksin, yakni vaksin Coronavac yang diproduksi Sinovac China, vaksin produksi Biofarma yang berasal dari bulk vaksin Sinovac di China, vaksin Astrazeneca, dan vaksin Sinopharm.

"Kemarin kami menambah satu lagi jenis vaksin Covid-19 yang telah mendapatkan EUA dari BPOM yakni vaksin Moderna. Ini adalah vaksin pertama yang mendapatkan EUA dari BPOM yang menggunakan platform m-RNA," ujar Penny saat konferensi pers virtual, Jumat (2/7).

Penny mengatakan, kemungkinan vaksin Moderna awal yang akan masuk ke Indonesia didapatkan melalui Covax Facility. Hal ini merupakan bantuan dari Amerika Serikat melalui Covax Facility.

Penny menuturkan, berdasarkan kajian BPOM bersama tim ahli Komite Nasional Penilai Vaksin dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) menunjukkan bahwa secara umum keamanan vaksin dapat ditoleransi baik reaksi lokal maupun sistemik dengan tingkat keparahan grade 1 dan 2. 

Dengan kejadian yang paling sering adalah nyeri, kelelahan, dan sakit kepala.

"Kejadian ini umumnya didapatkan setelah penyuntikan kedua," terang dia.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved