Bobby Nasution Akui Masih Sedikit Jalan Rusak Diperbaiki, Ini Rencananya untuk Kejar Target!

Memasuki pertengahan tahun 2021, total perbaikan dan pemeliharaan jalan di Kota Medan belum signifikan.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI
Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau Jalan Bunga Asoka, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang yang rusak parah, Selasa (6/7/2021). Bobby meninjau beberapa ruas jalan yang kupak kapik dan berlubang. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Perbaikan dan pemeliharaan jalan di Kota Medan menjadi program prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Menantu Presiden RI itupun optimistis menargetkan dalam jangka waktu dua tahun Kota Medan bisa bebas dari jalan berlubang. Namun, memasuki pertengahan tahun 2021 total perbaikan dan pemeliharaan jalan di Kota Medan belum signifikan.

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, dari total 5 persen jalan yang perlu diperbaiki, sejauh ini baru 0,5 persen yang berhasil direalisasi.

"Saya ralat tadi ya, bukan 30 persen, tapi lima persen jalan milik Kota Medan yang perlu diperbaiki. Target kita dua tahun dan yang sudah terlaksana masih 0,5 sekian," ujar Bobby Nasution saat meninjau pembangunan Jalan Pasar Induk Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan, Selasa (6/7/2021).

Dikatakan Bobby, jumlah jalan rusak yang sudah diperbaiki masih sedikit karena masih rendahnya serapan anggaran Kota Medan.

"Saya akui realisasi atau serapan anggaran kita juga masih rendah di semester ini. Ini berpengaruh pada jumlah jalan yang kita kerjakan," tuturnya.

Ia menjelaskan, pada Juli 2021 ini serapan anggaran Pemerintah Kota Medan baru mencapai 27 persen.

"Memang ini sedang kita kebut. Ada beberapa pekerjaan, ada beberapa proyek yang saya minta dikebut," ungkapnya.

Bobby pun menuturkan, untuk mempercepat penyelesaian permasalahan infrastruktur termasuk jalan rusak, ia berharap dana Selisih Pagu Anggaran (Silpa) tahun 2020 bisa dialokasikan untuk Dinas PU Medan dan dipakai untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan.

"Kita harapkan di P-APBD nanti dengan DPRD Silpa anggaran tahun 2020 Rp 300 miliar bisa digunakan untuk fokus ke Dinas PU khususnya untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan," ungkapnya.

Dikatakannya, dengan pengalokasian anggaran nantinya target dua tahun perbaikan seluruh jalan rusak diharapakan dapat tercapai.

"Target kita dua tahun masalah jalan bisa terselesaikan, dan bukan hanya yang jalan utama, jalan di kecamatan dan jalan kecil di Kota Medan yang berperan penting untuk aktivitas perekonomian yang kenyamanan masyarakat ini akan kita perbaiki," pungkasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, Zulfansyah mengatakan total lima persen jalan tersebut adalah total jumlah jalan yang membutuhkan pemeliharaan setiap tahunnya.

"Panjang jalan yang harus diperbaiki setiap tahunnya adalah kurang lebih 5 persen dari panjang jalan yang ada,  yaitu kurang lebih 163 kilometer. Sedangkan rata-rata perbaikan setiap tahunnya sekitar 50 kilometer saja," ujar Zulfansyah.

Ia mengatakan perbaikan jalan di Medan setiap tahunnya membutuhkan anggaran yang besar.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved