Varian Covid 19 Lambda
Lambda, Varian Baru Covid-19 yang tak Kalah Mematikan dari Kappa yang Masuk Indonesia
Varian baru Covid-19 terus bermunculan hingga saat ini. Sekarang ada lagi varian baru Lambda
TRIBUN-MEDAN.COM- Covid-19 yang menyebar hampir di seluruh dunia terus mengalami mutasi dan melahirkan varian baru.
Belum lama ini, di Indonesia, khususnya di Jakarta ditemukan adanya varian baru Covid-19 Kappa.
Tapi tahu kah Anda, bahwa ada lagi varian baru bernama Lambda dengan lambang C.37.
Konon kabarnya, varian Covid-19 Lambda sudah menyebar di 27 negara.
Pertama kali varian Covid-19 Lambda ditemukan di Peru.
Baca juga: MAKIN NGERI, Kappa Varian Baru Covid-19 Masuk Indonesia Ditemukan di Jakarta, Lebih Kuat dari Delta
Public Health England (PHE) mengatakan pihaknya mendeteksi enam kasus varian Lamba antara 23 Februari dan 7 Juni, lima di antaranya sempat bepergian ke luar negeri, menurut Reuters.
Seorang dokter di bidang biologi molekuler di universitas Cayetano Heredia di Peru, Pablo Tsukayama mengatakan bahwa ketika varian Lamba pertama kali menarik perhatian petugas medis pada bulan Desember, varian itu hanya ada satu dari setiap 200 sampel.
"Namun pada bulan Maret, sekitar 50% sampel di Lima adalah varian Lambda dan sekarang sekitar 80%. Itu akan menunjukkan tingkat penularannya lebih tinggi daripada varian lain," katanya.
Baca juga: KONDISI Corona Jakarta saat Varian Delta Mengganas, Menkes Akui Cepat Menular| Rumah Sakit Penuh
FT, mengutip WHO, melaporkan bahwa 82% dari kasus Covid-19 baru pada Mei dan Juni di Peru adalah varian Lambda.
Negara tetangga, Chili juga tidak terhindar dari dampak buruknya, karena menyumbang hampir sepertiga dari kasus baru di sana.
Apakah varian Lambda lebih menular dari varian lain?
Para ilmuwan belum memutuskan apakah mutasi pada Lamba membuatnya menjadi lebih menular.
"Saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa varian Lambda lebih agresif daripada varian lain," kata Jairo Méndez Rico, penasihat penyakit virus yang muncul di Pan-American Health Organisatio (PAHO).
"Mungkin saja varian ini memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi tetapi lebih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan untuk ini."
Baca juga: Pria Ini Ngaku Istrinya Positif Covid-19 Varian Delta Hingga Dikremasi, CCTV Ungkap Kejahatan Suami
Bulan Juni lalu, Lambda dilabeli WHO sebagai "variant of interest" ketujuh sejauh ini.
WHO percaya bahwa empat strain lain yang lebih banyak dilaporkan menjadi perhatian yang lebih besar, yaitu Alpha, Beta, Gamma dan Delta yang pertama kali masing-masing pertama kali terdeteksi di Inggris, Afrika Selatan, Brasil dan India.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ancaman-baru-virus-nipah-seperti-virus-corona-menghawatirkan-bisa-menyebar-ke-sumut-dari-malaysia.jpg)