Breaking News:

Perpanjangan PPKM di Samosir, Bupati Samosir Vandiko Gultom Sampaikan 15 Point Instruksi

Ia juga menyampaikan bahwa harus segera dilakukan langkah-langkah sistematis, strategis, cepat, tepat, fokus, dan terpadu.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
HO
Bupati Samosir Vandiko Gultom.  

Perpanjangan PPKM di Samosir, Hal Ini Disampaikan Bupati Samosir Vandiko Gultom kepada Seluruh Masyarakat Samosir

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR -Bupati Samosir Vandiko Gultom secara tegas menginstruksikan kepada seluruh masyarakat Samosir dalam perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di Samosir.

Instruksi tersebut memuat 15 hal.

"Mempedomani Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan, pengendalian penyebaran Covid-19) dan Instruksi Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.54/23/INST/2021 tentang Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Sumatera Utara,” ujar Bupati Samosir Vandiko Gultom dalam Surat Edaran Bupati Samosir yang diperoleh tribun-medan.com pada Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Nia Ramadhani Buka-bukaan Pilih Terjun ke Dunia Hiburan untuk Bayar Biaya Sekolahnya: Mau Enggak Mau

Ia juga menyampaikan bahwa harus segera dilakukan langkah-langkah sistematis, strategis, cepat, tepat, fokus, dan terpadu untuk mengendalikan penyebaran pandemi Covid-19.

Hal ini dilakukan dengan memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat secara tepat dan terukur serta mengaktifkan posko-posko Satgas sampai di tingkat dusun/ ligkungan, desa dan kelurahan.

“Maka dengan ini menginstruksikan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Samosir, Pimpinan Instansi Vertikal Kabupaten Samosir, Camat se-Kabupaten Samosir, Kepala Desa/Lurah se-Kabupaten Samosir, Pimpinan BUMN/BUMD/Lembaga/Badan/Organisasi/Swasta di Kabupaten Samosir, Pimpinan Lembaga Pendidikan di Kabupaten Samosir, Pelaku Usaha se-Kabupaten Samosir, Ketua Forum Komunikasi Tokoh Masyarakat (FKTM) Kabupaten Samosir, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKIJB) Kabupaten Samosir, dan masyarakat Kabupaten Samosir,” sambungnya.

Baca juga: TERKINI Wenny Ariani Tuntut Rezky Aditya Bayar Rp 30 Juta Per bulan untuk Biaya Hidup Anak

Ada 15 point yang ia sampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Samosir, yakni:

Pertama, membatasi Kegiatan Masyarakat yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19.

Kedua, pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dilaksanakan di tingkat kecamatan, desa/ kelurahan, dan dusun/ lingkungan dengan kriteria zona hijau, kuning, oranye, dan merah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved