Breaking News:

Pemko Siantar Segera Buka SMPN 14 di Siantar Martoba, Disdik Siapkan PPDB Khusus

Pemko Pematangsiantar akan membuka satu lagi sekolah menengah pertama untuk menampung pertambahan peserta didik di Kota Siantar.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Siantar Lusamti Simamora mengatakan pihaknya sudah mengajukan permohonan pendirian SMP Negeri 14 di Kecamatan Siantar Martoba. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Pemko Pematangsiantar akan membuka satu lagi sekolah menengah pertama untuk menampung pertambahan peserta didik di Kota Siantar. Sekolah yang rencananya didirikan di Kecamatan Siantar Martoba akan diberi nama SMPN 14.

Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) pada Dinas Pendidikan Lusamti Simamora mengatakan, pihaknya sudah mengajukan permohonan pendirian SMP Negeri 14 Kecamatan Siantar Martoba.

"Sebenarnya sudah kita proses berkasnya sejak April 2021. Tinggal menunggu persetujuan atau SK soal SD re-grouping dari Gubernur Sumatera Utara," katanya, Sabtu (10/7/2021).

Masalah ketimpangan jumlah sekolah dengan peserta didik baru di Kecamatan Siantar Martoba muncul sebagai ekses dari Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 tentang syarat penerima siswa baru. Sistem zonasi membuat ratusan anak didik lulusan SD tidak dapat ditampung SMPN 9 di Kecamatan Siantar Martoba.

Lusamti menambahkan bahwa persiapan SMPN 14 tidak lepas dari re-grouping SD. Nantinya bangunan SD yang tidak dipergunakan lagi yang berlokasi Jalan Tanjung Pinggir, Kelurahan Tanjung Pinggir, akan menjadi bangunan untuk SMPN 14 yang baru.

Ia menambahkan, segala kebutuhan yang diperlukan untuk calon SMPN 14 tersebut telah disiapkan. Guru-guru yang mengajar di SMPN 14 ditarik dari beberapa SMP Negeri yang ada di kota ini.

"Kenapa sampai sekarang pendafataran penerimaan siswa belum bisa? Karena Perwa terkait dengan re-grouping itu masih di provinsi," ujarnya.

Meskipun penerima peserta didik baru bakal terbilang terlambat, hal itu tidak akan mengganggu terhadap jumlah siswa yang nantinya belajar di sana.

"Tetap bisa kita buka PPDB untuk SMPN 14. Jangan khawatir orangtua dan anak-anak di Kecamatan Martoba, sebelum proses ajaran baru tahun 2020/2021 berjalan, kita akan buatkan PPDB khusus dan juknisnya sama sebagaimana dalam Permendikbud," jelasnya.

Ia mengatakan, bahwa siswa yang sempat mendaftarkan diri ke SMP swasta atau SMPN yang lain tetap bisa mendaftarkan diri ke SMPN 14. 

"Cuma soal uang orangtua yang sudah masuk saat pendaftaran ke SMP sebelumnya ya tentunya menjadi resiko masing-masing," jelasnya.

Adapun jumlah siswa yang akan diterima nantinya sebanyak 128 orang, semua dibagi menjadi 4 ruangan atau kelas.

"Satu kelas jumlah siswanya sebanyak 32 murid. Juknis penerimaannya sama dengan PPDB. Saya optimis jumlah ini bisa terpenuhi, apalagi dengan adanya sebanyak 4 SD yang tidak jauh dari calon SMPN 14 tersebut," katanya. (alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved