Viral Medsos

Doa Ustaz Hilmi dan Semangat dari Denny Siregar untuk Abu Janda yang Terkulai Lemas di Rumah Sakit

Permadi Arya alias Abu Janda sempat dikabarkan terkulai lemah saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mayapada akibat terpapar Covid-19.

Editor: AbdiTumanggor
Kolase Tribun-medan.com/Instagram @Permadiaktivis2
Kondisi Abu Janda setelah terpapar Covid-19. Denny Siregar berikan semangat hingga doa dari Ustaz Hilmi. 

Abu Janda pun menyampaikan testimoni atas 'ganasnya' varian baru Covid-19. Menurutnya, ada tiga gejala yang dia rasakan, yakni demam tinggi, menggigil dan batuk.

TRIBUN-MEDAN.COM - Pegiat media sosial, Permadi Arya alias Abu Janda sempat dikabarkan terkulai lemah saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mayapada akibat terpapar Covid-19.

Melalui unggahan video, Abu Janda mengabarkan kondisi terbarunya.

Sambil duduk di tepi pembaringan di ruang perawatan, Abu Janda mengaku, sudah 10 hari terpapar covid-19

Ia menyebut, kondisinya sedang tidak baik-baik saja.

Abu Janda juga menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak yang mencoba menghubunginya namun tak segera dibalas.

"Hari ke-10 saya bikin video singkat ini cuma pengin bilang ke semua temen-temen, ke semua sahabat yang sudah kirim WhatsApp, telepon, terimakasih atas atensinya.

Apabila saya tidak angkat, mohon maaf, karena saya selalu dalam pengobatan. Jadi saya selalu dalam kondisi tidur. 

Abu Janda menjelaskan, apabila dirinya tidak tidur, ia terus mengalami batuk.

Abu Janda pun menyampaikan testimoni atas 'ganasnya' varian baru Covid-19.

Menurutnya, ada tiga gejala yang dia rasakan, yakni demam tinggi, menggigil dan batuk.

"Tulang terasa remuk redam luluh lantak. Berdiri pun nggak bisa. Mikir pun nggak bisa. Tenaga kita habis hanya untuk nahan serangannya seharian," ungkapnya.

"Tapi aspek yang paling brutal yang saya rasakan adalah PHP-nya. Karena setelah serangan itu lewat, kita akan kerasa enak sehari dua hari. Kita pikir sudah minum obat-obatan yang tepat. Kita pikir kita sudah menuju sehat, namun tiba-tiba serangan itu datang lagi. Tubuh drop lagi, kembali ke awal, dan itu berulang selama tujuh hari,” ujar Abu Janda.

Ia pun mengaku, covid tersebut benar-benar membuat mental dan semangatnya hancur sehingga dirinya harus dilarikan ke UGD.

“Benar-benar menghancurkan mental. Benar-benar menghancurkan semangat untuk berjuang. Makanya saya nyerah dan dibawa ke ruang UGD,” ucapnya sambil batuk.

Halaman
123
Sumber: Warta kota
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved