Cerita Seleb

Kabar Bahagia Maudy Ayunda Berbagi Pengalaman Istimewa setelah Lulus S2 dari Stanford University

Aktris Indonesia kelahiran 19 Desember 1994 ini baru saja menyelesaikan pendidikan S2-nya di Stanford University, ‎California‎, ‎Amerika Serikat.

Penulis: AbdiTumanggor | Editor: AbdiTumanggor
Tribun-Medan.com/Youtube.com Maudy Ayunda
AKTRIS Maudy Ayunda: Dua tahun kuliah di Stanford University, akhirnya Maudy mengaku ada yang berubah dengan cara berpikirnya. Banyak pengalaman dan pelajaran yang dia peroleh selama kuliah di salah satu universitas terbaik dunia itu. 

"Mengkritik dan menerima kritik itu aku udah ngerasa normal," jelasnya.

Bahkan menurutnya, orang yang tidak bisa menerima kritikan justru akan merugi.

"Aku sekarang ngerasa bahwa orang yang tidak bisa menerima kritik itu rugi berat," ucap Maudy.

"Karena itu kesempatan untuk tumbuh banget, dan untuk memperbaiki sebuah hubungan," lanjutnya. 

Selengkapnya Tonton Video:

Soal Biaya Pendidikan, Ibu Maudy Ayunda Akhirnya Beri Jawaban

SEBELUMNYA, viral video yang mencoba menghitung biaya pendidikan Maudy Ayunda hingga S2.

Kini, sang ibu Maudi Ayunda, Mauren Jasmedi menjawab rasa penasaran itu. 

Dimulai dengan menceritakan alasannya memindahkan Maudy Ayunda dari sekolah berkurikulum nasional menjadi sekolah internasional.

Semua bermula dari rasa kecewanya terhadap materi pembelajaran di sekolah berkurikulum nasional, yang mengharuskan siswanya menghapal nama-nama kecamatan di Jakarta serta materi lain yang menurutnya kurang tepat.

Tak mau menyalahkan siapapun dan tidak tahu harus mengajukan protes pada siapa, Mauren akhirnya memilih mencari jalan sendiri untuk putrinya dengan mencari sekolah lain.

"Dipertengahan kelas 2 SD ,sulungku mantap merelakan sekolah lamanya, yang memberinya lebih banyak fasilitas dan berhalaman luas, demi sekolah barunya, yang walau kecil namun telah mampu mencuri hati kami teramat dalam," tulis Mauren di akun @muren.s.

Tapi tidak seperti yang ditebak banyak orang, biaya sekolah internasional Maudy ini tak semahal yang ramai dihitung di media sosial.

Alasannya, karena saat Maudy pindah, sekolah itu masih terbilang baru, dan Maudy merupakan angkatan kedua.

"Bicara soal uang sekolah, SD yg saat itu baru punya 2 angkatan belumlah pede membandrol harga mahal seperti sekarang," tulis Mauren disertai emoji tersenyum.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved