Breaking News:

Deliserdang Terapkan PPKM Darurat Terbatas di 9 Kecamatan, Apa Maksudnya?

Pemkab Deliserdang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Terbatas untuk sembilan kecamatan yang berbatasan dengan Medan.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Liston Damanik
TRI BUN MEDAN/Indra Gunawan
Kadis PMD Deliserdang, Citra Efendy Capah 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Pemkab Deliserdang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Terbatas untuk sembilan kecamatan yang berbatasan dengan Kota Medan Rabu, (14/7/2021).

Kebijakan ini dikeluarkan karena Kota Medan telah melakukan penerapan PPKM Darurat semenjak 12 Juli lalu. 

"Ya sudah ditandatangani Pak Bupati. Artinya mulai diterapkan PPKM Darurat Terbatas ini," kata Asisten I/Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Deliserdang, Citra Efendy Capah, Rabu sore. 

PPKM Darurat ini diberlakukan terhadap sembilan Kecamatan karena memang secara geografis letaknya mengelilingi Kota Medan atau sebagai cincin Kota Medan.

"Jadi apa yang berlaku di Kota Medan kurang lebih berlaku juga di 75 Desa/Kelurahan atau 9 Kecamatan yang ada di tempat kita. Kita tidak melakukan penyekatan-penyekatan di jalan. Disini kita juga tidak inginkan kalau angka penyebaran Covid jadi bertambah nantinya di tempat kita karena orang yang ada di Medan mobilitasnya jadi pindah ke Deliserdang ketika diberlakukan PPKM Darurat di sana. Ini termasuk bagian dari usaha Pemkab dalam melindungi masyarakat kita," ujar Citra Efendy Capah.

Baca juga: Kapolda Sumut Berang, Minta Anggotanya Pahami Aturan PPKM Darurat

Mantan Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) ini menjelaskan begitu Kota Medan menerapkan PPKM Darurat, Pemkab langsung melakukan rapat terbatas dengan mengundang sembilan amat yang wilayahnya berbatasan dengan Medan.

Dari rapat itu disimpulkan tidak semua desa yang ada di Kecamatan berbatasan diberlakukan pembatasan kegiatan makanya disebut PPKM Darurat Terbatas.

Disebut dari sembilan Kecamatan hanya Tanjungmorawa dan Sunggal yang seluruh desa/kelurahannya masuk PPKM Darurat Terbatas. 

"Tanjungmorawa dan Sunggal seluruh Desa Kelurahan masuk PPKM Darurat Terbatas karena pertimbangannya kemarin kasus di Kecamatan ini juga tinggi. Jadi sama seperti Kota Medan rencana PPKM Darurat Terbatas ini sampai tanggal 20 Juli juga sama seperti Kota Medan. Kalau saat ini Deliserdang masih berada di zona oranye dan kita juga tidak inginkan berada di zona merah karena kita sempat," kata Citra. 

Informasi yang dihimpun karena PPKM Darurat Terbatas pelaksanaan sekolah dilaksanakan masih tetap secara daring.

Untuk tempat ibadah tetap mengedepankan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah dengan menerapkan protokol kesehatan.

Sementara untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan jam operasional dibatasi sampai pukul 20.00 WIB dengan kapasitas 50 persen pengunjung dan untuk toko obat dan apotik dibuka selama 24 jam. 

Pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, cafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan, angkringan) baik berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan /mall hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat.

Kegiatan pada area publik (fasilitas umum, taman umum, tempat wisata umum, atau area publik lainnya) ditutup sementara.

Kegiatan resepsi pernikahan atau hajatan dan sejenisnya ditiadakan sementara. Termasuk juga tempat hiburan seperti bar atau diskotik, spa dan mandi uap juga ditutup sementara. (dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved