Liga Italia

Massimiliano Allegri Punya Tugas Dobel, Kembalikan Identitas Juventus hingga Semangat Grinta Italia

Tugas memulihkan Grinta Italia milik Juventus itulah yang diharapkan bisa diberikan oleh Allegri.

TWITTER.COM/JUVENTUSFCEN
Ekspresi pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, dalam laga perempat final Coppa Italia melawan Atalanta di Stadion Atleti Azzurri d'Italia pada 30 Januari 2019. 

TRIBUN-MEDAN.com - Harapan besar Juventus di tangan Massimiliano Allegri setidaknya da tugas dobel yang dilakukannya buat musim depan.

Gelaran Liga Italia musim 2021/2022 dprediksi makin menarik dan berwarna sehubungan dengan kembalinya sejumlah Allenatore (pelatih) kesohor.

Satu di antaranya ialah Massimiliano Allegri, di mana bekas pelatih AC Milan tersebut kembali ke pangkuan Juventus.

Tepat sekali, perpisahan Juventus dengan Andrea Pirlo membuat seorang Massimiliano Allegri kembali ke posisi lamanya.

Harapan Juventus dan Juventini membumbung tinggi kepada Massimiliano Allegri.

Mantan juru taktik Rossoneri tersebut memiliki pengalaman yang manis bersama klub asal Turin.

Baca juga: REAL Madrid Bakal Bersih-bersih Skuat, Nasib 5 Pemain Ini Ada di Tangan Carlo Ancelotti

Ia menjadi satu di antara juru taktik yang turut serta membantu Bianconeri mempertahankan dominasi merajai Serie A Liga Italia selama sembilan musim beruntun.

Ekspektasi tinggi jelas dibebankan kepada pundak sang Allenatore.

Ia diharapkan mampu mengembalikan identitas Juventus yang 'tercoreng' setelah kegagalan di musim lalu mempertahankan titel juara Serie A.

Musim 2020/2021 menjadi tahun yang kurang mengenakkan bagi Si Nyonya Tua setelah mereka gagal menjadi juara dan harus rela melihat trofi Scudetto 'ngandang' ke lemari juara Inter Milan.

Dilansir dari laman JuveFC, tugas pertama ialah mengembalikan identitas Bianconeri.

Baca juga: AC Milan Segera Perkenalkan 3 Pemain Anyar, Satu Profil Pengganti Hakan Calhanoglu

Juventus terkenal dengan semangat Grinta Italia-nya.

Grinta adalah tradisi klub. Bentuk loyalitas para pemainnya ini pun menjadi sumber awal bagaimana grinta, atau etos kerja untuk tidak menyerah sampai pertandingan berakhir, bisa muncul dalam setiap pemain yang berseragam bianconero.

Grinta itu tentunya tidak hadir jika sang pemain lebih memikirkan kesebelasan lain.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved