Breaking News:

News Video

Perpanjangan PPKM Darurat, Jokowi: Ini Betul Sensitif, Harus Diputuskan dengan Pemikiran Jernih

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta evaluasi perpanjangan PPKM Darurat harus diputuskan secara jernih.

Editor: Bobby Silalahi

Jokowi memberikan pesan apabila diperpanjang harus diperhatikan sampai kapan kebijakan ini dilanjutkan.
"Ini betul sensitif, harus diputuskan dengan pemikiran jernih, jangan sampai keliru," pesan Jokowi.

TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta evaluasi perpanjangan PPKM Darurat harus diputuskan secara jernih.

Menurutnya keputusan perpanjangan jangan sampai keliru.

PPKM Darurat sementara ini berlangsung pada 3-20 Juli 2021.

Pada Jumat (16/7/2021) kemarin, Menko PMK Muhadjir Effendy menyebut PPKM Darurat diperpanjang hingga akhir Juli 2021.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pengantar pada Rapat Terbatas Evaluasi PPKM Darurat di Istana Merdeka pada Jumat (16/7/2021).

Dalam pengantarnya, Jokowi memberikan beberapa arahan seperti vaksinasi sampai efektivitas penyekatan pada PPKM darurat.

Adapun poin penutup yang disampaikan Presiden adalah apakah PPKM Darurat akan diperpanjang atau tidak?

"Ini Pertanyaan masyarakat sekarang ini ada satu yang penting yang perlu kita jawab, PPKM Darurat ini akan diperpanjang tidak?," ujar Jokowi.

Jokowi memberikan pesan apabila diperpanjang harus diperhatikan sampai kapan kebijakan ini dilanjutkan.

"Ini betul sensitif, harus diputuskan dengan pemikiran jernih, jangan sampai keliru," pesan Jokowi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved