Rumah Pohon di Desa Tarabunga, Jadi Alternatif Pengujung di Hari Libur dan Akhir Pekan

Setelah dibuka, kawasan ini mulai ramai dikunjungi oleh para pengunjung khususnya masyarakat yang berada di sekitar Kabupaten Toba.

Tayang:
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ MAURITS
Pengunjung sedang menikmati suasana liburan di Rumah Pohon, yang berada di desa Tarabunga, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba. 

TRIBUN-MEDAN.com, TOBA - Sejuk dan tenang adalah predikat yang cocok bagi destinasi wisata Rumah Pohon yang berada di Desa Tarabunga, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba.

Pohon pinus yang tumbuh subur di perbukitan Desa Tarabunga tersebut dijadikan sebagai lokasi santai bagi para pengunjung yang datang. Di tengah rimbunan pinus, sejumlah tempat duduk disiapkan yang mengarahkan pandangan pengunjung ke Danau Toba.

Baca juga: Masuk Trah Keluarga Cendana, Ini Sosok Anak Prabowo Subianto yang Kini Sukses di Level Internasional

Destinasi wisata ini baru dibuka sekitar empat bulan yang lalu.

Setelah dibuka, kawasan ini mulai ramai dikunjungi oleh para pengunjung khususnya masyarakat yang berada di sekitar Kabupaten Toba.

Untuk menempuh lokasi ini, pengunjung menempuh jarak sekitar 5 kilometer dengan menggunakan kendaraan dari pusat kota Balige ke arah Tarutung.

Atau bisa saja para pengunjung mengikuti jalan yang berada di pinggiran Danau Toba.

Tentu, perjalanan hingga ke lokasi tersebut sudah lebih menyenangkan karena selama dalam perjalanan akan menikmati keindahan Danau Toba.

Tambahan, sebelum pengunjung ke kawasan tersebut, sajian keindahan sawah yang ada di Tarabunga sudah siap menyambut. Pematang sawah yang teratur ibarat stadion ini amat indah saat musim tanam selesai dan sebelum panen raya.

Tambahan, keseharian masyarakat di sekeliling kawasan tersebut adalah petani. Artinya, para pengunjung juga bisa melihat secara langsung bagaimana cara bertani dengan menggunakan alat tradisional.

Baca juga: SOSOK Mira Venita, Pebisnis Sukses Yang Ciptakan Peluang Lewat Passion 

Selain menikmati keindahan alam Danau Toba, pengunjung juga bisa menggali lebih dalam bagaimana sistem pertanian masyarakat sekitar. Pada umumnya, mereka bertani padi dan tanaman holtikultura lainnya.

Setibanya di Rumah Pohon, pengunjung akan merasakan udara segar dan melihat secara langsung hamparan sawah yang ada di pinggiran Danau Toba.

Pepohonan yang rindang membuat para pengunjung akan memilih lebih lama tinggal di sana sambil menikmati kuliner sederhana yang bisa di beli dari warung makanan di lokasi tersebut.

Karena indah dan menawan, kawasan ini kerap dijadikan sebagai spot foto bagi kaum muda. Tempat ini juga cocok tempat bermain anak agar lebih mengenal situasi masyarakat yang ada di desa.

Kesederhanaan tersebut terlihat dari tempat duduk dan properti yang digunakan di lokasi tersebut. Lebih jauh terkait kawasan ini, tribun-medan.com mengumpulkan informasi dari kepala desa.

Baca juga: Kakek 79 Tahun Jadikan Lahan 1,5 Hektar Miliknya Untuk Hutan Kota, Tolak Tawaran Investor Rp 10 M

Kawasan Tarabunga yang kini sudah mulai membenahi diri menyajikan alternatif destinasi wisata kepada pengunjung ternyata memberikan dampak bagi warga sekitar.

Warga Desa Tarabunga mau tak mau mengasah diri di bidang pariwisata, sebagai pelaku wisata.

Kepala Desa Tarabunga Robert Fidelis Siahaan menuturkan bahwa pihaknya bersyukur atas alam indah di desanya sehingga memungkinkan kawasan mereka menjadi desa wisata.

"Kami merasa senang bahwa Tarabunga ini sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat menjadi kawasan strategis pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba," ujar Kepala Desa Tarabunga Robert Fidelis Siahaan saat disambangi di kawasan tersebut beberapa waktu lalu.

Untuk mengembangkan kawasan tersebut, pihaknya sudah mendapatkan angin segar dari pemerintah Kabupaten maupun pusat untuk mengembangkan kawasan tersebut sebagai desa wisata.

Baca juga: Artis Cantik Ise Irish Pemeran Sinetron Buku Harian Seorang Istri, Ternyata Berdarah Batak-Belanda

"Dengan rencana pemerintah untuk menjadikan ini sebagai tempat wisata, maka mereka sudah membenahi diri dari sisi SDM yang nanti akan disesuaikan dengan pengembangan pariwisata ini," tuturnya.

"Oleh sebab itu, kami dari pemerintahan desa selalu berusaha bagaimana membangkitkan pariwisata ini di desa ini sesuai dengan keinginan pemerintah," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved