Breaking News:

News Video

Berkerumun di Hari ke-7 PPKM Darurat, Warga di Lapangan Gajah Mada Dibubarkan

Situasi di Lapangan Gajah Mada Kota Medan pun dibubarkan dalam kondisi yang ramai dan dipenuhi oleh warga yang berolahraga dan bermain bola voli

Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: heryanto

Berkerumun di Hari ke-7 PPKM Darurat, Warga di Lapangan Gajah Mada Dibubarkan

TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Warga Kota Medan yang berada di Lapangan Gajah Mada, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan dibubarkan saat hari ke-7 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Minggu (18/7/2021) sore tadi.

Hal ini disebabkan masih ramainya masyarakat yang datang ke Lapangan Gajah Mada untuk berolahraga ataupun menghabiskan waktu di akhir pekan, sehingga menimbulkan kerumunan.

Kepala Lingkungan 11 Kelurahan Babura Harnein mengatakan bahwa pembubaran ini dilakukan karena ramainya warga yang berkerumun mulai Sabtu (17/7/2021) kemarin.

"Bukan hanya hari ini saja dibubarkan, namun semenjak dikeluarkannya peraturan PPKM Darurat pada 12 Juli 2020," ujarnya kepada Tribun Medan, Minggu (18/7/2021).

Lanjutnya, namun karena pembubaran dilakukan secara pendekatan persuasif, untuk meminta warga agar tidak berkerumun justru dihiraukan.

"Kita minta secara pendekatan untuk meminta warga agar tidak berkerumun secara pendekatan persuasif jadi pelan-pelan, namun hari ini tampaknya kosong karena kita lebih bertahan disini agar tidak berkumpul lagi mereka, " tuturnya.

Situasi di Lapangan Gajah Mada Kota Medan pun dibubarkan dalam kondisi yang ramai dan dipenuhi oleh warga yang berolahraga dan bermain bola voli seperti hari biasanya sebelum adanya PPKM Darurat.

"Sebenarnya kalau berolahraga saja tidak masalah, namun ini banyak yang duduk dan berkumpul , itulah yang kita takutkan terjadi penularan, " jelasnya.

Sambungnya, oleh karena itulah mengapa kita minta secara persuasif agar mereka (warga) jangan berkumpul disini.

"Kan ada yang olahraga lalu ujung-ujungnya berkumpul jadi kita lihat di keliling lapangan ada mereka yang jalan dan joging dengan jaga jarak, tidak masalah" katanya.

Harnein mengatakan penganjuran ini agar menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan.

(cr9/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved