Kasus Positif Covid-19 di Samosir Bertambah, Kini Sudah Mencapai 863 Kasus
Selain kasus baru, pasien Covid-19 yang sembuh sebanyak 9 orang. Setelah dijumlahkan, maka kumulatif konfirmasi positif 863 kasus.
Penulis: Maurits Pardosi |
TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Data perkembangan Covid-19 yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir pada hari Senin (19/7/2021), tambah 24 kasus baru.
Selain kasus baru, pasien Covid-19 yang sembuh sebanyak 9 orang. Setelah dijumlahkan, maka kumulatif konfirmasi positif 863 kasus.
Dari penuturan pihak Kominfo Kabupaten Samosir, persentase kasus aktif sebesar 44.48%, sembuh 52.95%, dan meninggal dunia 2.20%.
"Selisih antara sembuh dan kasus aktif hanya sekitar 8.47%. Tantangan penanganan Covid-19 Kabupaten Samosir untuk penurunan kasus aktif masih sangat tinggi," ujar Kadis Kominfo Kabupaten Samosir Rohani Bakkara pada Selasa (20/7/2021).
"Oleh karena itu, Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir tetap berupaya keras untuk memberhasilkan PPKM berbasis mikro di seluruh desa/ dusun," sambungnya.
Ia juga menjelaskan bahwa upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan tetap dilaksanakan Satgas Covid-19 dusun/ desa/ kecamatan.
"Untuk Kecamatan Onanrunggu/ Nainggolan/Simanindo tetap melakukan penjagaan kedatangan ferry dan/atau kapal kayu sesuai jadwal pada pintu masuk pelabuhan dan memastikan syarat-syarat masuk dipatuhi oleh pelaku perjalanan dari luar Kabupaten Samosir dan hal sama juga dilakukan Satgas desa/ kecamatan Harian pada pintu masuk jalur darat Tele," sambungnya.
Ia juga menjelaskan bahwa setiap Satgas Covid-19 Dusun/ Desa/ Kecamatan melanjutkan tracing (telusur kontrak erat) dari warga yang konfirmasi positif.
Tidak hanya tracing, Satgas Covid-19 Dusun/Desa/Kecamatan juga melakukan pemantauan terhadap warga yang melaksanakan isolasi mandiri dan pelaku perjalanan yang masuk ke desa/dusun.
"Untuk penanganan dan pembantuan Covid-19, Satgas Covid-19 Dusun/Desa/Kecamatan Palipi melaksanakan pemakaman jenazah terpapar Covid-19 di Lumban Malau, Dusun 3, Desa Simbolon Purba, Minggu (18/7/2021)," tuturnya.
Selain itu, Satgas Covid-19 Desa/ Kecamatan Harian pada Senin (19/7/2021) juga melaksanakan pemakaman jenazah terpapar Covid-19 di Desa Harian demikian juga dengan Satgas Covid-19 Desa/Kecamatan Onanrunggu di kewilayahannya.
Seluruh Satgas Covid-19 Kecamatan/Desa tetap siaga melakukan kegiatan penjagaan di Pos Komando (Posko) baik pada jalur darat maupun danau serta pada desa-desa untuk mendukung pemberhasilan PPKM berbasis mikro untuk menurunkan angka konfirmasi positif pada hari-hari mendatang.
"Singkatnya, seluruh Satgas Covid-19 Dusun/Desa/Kecamatan di Kabupaten Samosir tetap siaga melakukan upaya pencegahan, pengendalian, penanganan, dan pembantuan Covid-19 berdasarkan skenario yang ditetapkan setiap harinya selama PPKM berbasis Mikro diberlakukan," tuturnya.
Oleh karena itu, mari tetap dukung Satgas Covid-19 mulai dari dusun/desa/kecamatan/kabupaten dalam melaksanakan tugas-tugas mereka terutama bagian kita yaitu menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas yang tidak perlu.
Saat ini, seluruh Satgas Covid-19 Dusun/ Desa/ Kecamatan sedang mensosialisasikan Surat Edaran Bupati (SE) Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Adat Istiadat/Pesta di Kabupaten Samosir yang mencakup:
Pertama, aacara Adat/Pesta dan atau acara yang berpotensi mengundang kerumunan ditiadakan dan hanya diperbolehkan melaksanakan acara Pemberkatan di Gereja/Tempat Ibadah dengan menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat.
Kedua, untuk acara Adat Kematian hanya diperbolehkan paling lama dua malam dengan menerapkan Protokol Kesehatan dan tidak dibenarkan menggunakan musik/gondang karena sangat berpotensi mengundang kerumunan.
Ketiga, jenazah yang dibawa dari luar Kabupaten Samosir tidak boleh diinapkan dan harus dikebumikan pada hari itu juga dengan menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat.
Keempat, Surat Edaran ini berlaku sejak tanggal 21 Juli sampai dengan 31 Juli 2021 dan dapat ditinjau kembali sesuai dengan kondisi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Samosir.
Ia juga menyampaikan bahwa Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam mobilitasnya yaitu tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat dan konsisten.
Di samping itu, Satgas juga mengimbau masyarakat pelaku perjalanan ke luar Kabupaten Samosir agar menunda perjalanannya kalau tidak sangat penting selama PPKM dilaksanakan secara nasional. Penundaan rencana perjalanan ini akan sangat membantu dalam upaya pemberhasilan PPKM berbasis Mikro.
Bupati/Wakil Bupati Samosir menegaskan kepada para petugas jaga pada Sabtu (17/7/2021) di setiap Pos Komando (Posko) untuk bertindak tegas menegakkan aturan PPKM berbasis Mikro terutama pada penjagaan pintu-pintu masuk ke Kabupaten Samosir mengingat angka konfirmasi positif harian masih tetap tinggi.
Selain itu, Bupati Samosir selaku Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir menyampaikan terima kasih atas dukungan banyak pihak selama menjalankan PPKM berbasis Mikro.
"Pak Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Samosir untuk tetap mendoakan upaya-upaya yang dilakukan pada PPKM dapat berjalan dengan baik selama pandemi, kiranya dengan pertolongan Tuhan yang terpapar sembuh dan terjadi penurunan angka konfirmasi harian yang signifikan," sambungnya.
Berikut Data Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Samosir pada Senin (19/7/2021) dengan rincian 24 kasus baru 9 sembuh; dan kumulatif konfirmasi positif menjadi 863 kasus.
"Konfirmasi Positif ditambah Suspek ditambah Probable adalah sebanyak 870 kasus," terangnya.
(cr3/tribun-medan.com)