Breaking News:

News Video

Dosen dan Mahasiswa Akper HKBP Balige Terkonfirmasi Covid-19 dan Kini Lakukan Isoman

Dari penuturan pihak Akademi Keperawatan HKBP Balige, diketahui ada dua dosen dan belasan mahasiswa Akademi Keperawatan HKBP Balige terpapar Covid-19.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ade Saputra

Dosen dan Mahasiswa Akper HKBP Balige Terkonfirmasi Covid-19 dan Kini Lakukan Isoman

TRIBUN-MEDAN.COM, TOBA - Dari penuturan pihak Akademi Keperawatan HKBP Balige, diketahui ada dua dosen dan belasan mahasiswa Akademi Keperawatan HKBP Balige terpapar Covid-19.

Setelah mengetahui kondisi tersebut, pihak yayasan akademi tersebut segera lakukan isolasi mandiri.

Lebih rinci, Staf Sekretariat Yayasan kesehatan HKBP Balige Edwin Hutagaol menjelaskan bahwa pihaknya melakukan tes kepada setiap mahasiswa dan dosen sehubungan dengan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Toba.

Setelah dilakukan swab test, diperoleh hasil bahwa belasan mahasiswa dan dua dosen dinyatakan positif Covid-19.

"Kita berinisiatif sendiri untuk testing kepada dosen dan kepada mahasiswa sehingga setelah dicheck secara swab, kita mendapatkan ada terkonfirmasi dua dosen dan ada 14 mahasiswa yang terkonfirmasi," ujar Edwin Hutagaol pada video wawancara yang diperoleh tribun-medan.com pada Kamis (22/7/2021).

"Yang perlu kami sampaikan adalah Akper HKBP Balige ini ikut mendukung program pemerintah terkait dengan Covid-19," sambungnya.

Dosen dan mahasiswa yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut telah diminta untuk isolasi mandiri.

"Langkah-langkah yang kami lakukan ke depannya mungkin, pertama kali, kita akan membuat isolasi mandiri kepada semua yang terkonfirmasi baik kepada dosen maupun kepada mahasiswa," terangnya.

"Dan tentunya, kita akan mensuplai nutrisi dan gizi vitamin untuk membantu kesehatannya. Kemudian, untuk mahasiswa kita tetap memberlakukan belajar daring. Bagi tim dosen, pihaknya akan meminta bekerja dari rumah," sambungnya.

"Dan untuk semua tim dosen dan tenaga administrasi, kita akan bekerja dari rumah," sambungnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Akper HKBP hingga saat ini melakukan belajar daring kecuali pembelajaran di laboratorium.

"Untuk proses belajar mengajar kita tetap memberlakukan sistem belajarnya dengan sistem daring," jelasnya.

"Nah, untuk beberapa hal yang tidak bisa dilakukan secara daring, contohnya untuk laboratorium, seperti itu. Jadi memang, untuk hal-hal seperti itulah yang tidak bisa dilakukan secara daring," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved