Breaking News:

Badai Hantam Perairan Langkat, Seorang Nelayan Hilang Terseret Ombak

Seorang nelayan di Langkat, Gafaruddin Nasution, tenggelam dan hilang, pada Kamis (24/7/2021) petang. 

Penulis: Satia | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Satuan Pol Airud Polres Kabupaten Langkat mencari nelayan bernama Gafaruddin Nasution, warga Jalan Pompa Air, Lingkungan VII, Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Sabtu (24/7/2021). 

TRIBUN MEDAN.com, LANGKAT - Seorang nelayan di Langkat, Gafaruddin Nasution, tenggelam dan hilang, pada Kamis (24/7/2021) petang. 

Diketahui, Gafaruddin Nasution, warga Jalan Pompa Air, Lingkungan VII, Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan.

Hingga kini, Sat Pol Airud Polres Kabupaten Langkat, masih mencari Gafaruddin. 

PS Kasubbag Humas Polres Langkat Iptu Joko Sumpeno menjelaskan, pada Kamis, sekira pukul 07.00 WIB korban berangkat melaut seorang diri mencari ikan dan udang dengan menggunakan sampan pukat layang di perairan Kuala Lepan.

"Kata keluarga korban biasanya setiap hari korban kalau berangkat melaut pulang selambat-lambatnya pukul 17.00 WIB sudah pulang. Tapi sekitar jam 8 malam, tidak pulang-pulang," katanya,  Sabtu (24/7/2021).

Ia mengatakan, setelah itu, Khalid nelayan lain saat pulang melaut, melihat sampan boat korban terapung-apung di perairan Laut Kuala Lepan.

"Sesampainya di kediaman korban, saksi Khalid memberitahukannya kepada keluarga, bahwasannya melihat sampan boat korban, tapi Gafaruddin tidak ada," ungkapnya. 

Joko mengatakan, dari keterangan Khalid, bahwa terjadi angin kencang dan ombak tinggi di laut, sekitar pukul 17.00 WIB.

"Setelah mendapatkan informasi itu, Sat Pol Airud Langkat langsung turun ke lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban," ujarnya.

Hingga kini, kata dia jasad Gafaruddin juga belum ditemukan dan tim masih melakukan pencarian. (wen/tribun-medan.com)
   

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved