TRIBUNWIKI
SOSOK Ean Sintanta Ginting, Atlet Panahan Kota Medan, Berambisi Pada PON 2024
Ia mulai giat berlatih saat bergabung dengan klub panahan Generasi Manahan dibawa binaan pelatih Toni Manahan Purba.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kota Medan pantas berbangga memiliki atlet panahan, bernama lengkap Ean Sintanta Ginting.
Sinta sapaan akrabnya kerap memberikan prestasi terbaik untuk kontingen Medan.
Dirinya pun tercatat sebagai satu atlet yang berhasil untuk mengikuti Pelatihan Daerah (Pelatda) jangka panjang menuju PON XXI/2024 Sumut-Aceh.
Baca juga: Pensiunan Marinir Tewas di Rumahnya, Berikut Penjelasan Polisi
Sinta yang dilahirkan di Payakumbuh pada 14 tahun silam, mulai menekuni olahraga panahan sejak berumur 11 tahun, tepatnya Agustus 2018.
Ia mulai giat berlatih saat bergabung dengan klub panahan Generasi Manahan dibawa binaan pelatih Toni Manahan Purba.
Perlu diketahui, panahan ternyata satu olahraga yang dianjurkan dalam agama Islam.
Panahan menjadi sunah Nabi Muhammad SAW selain berenang dan berkuda. Di kota Medan sendiri, sejumlah tempat berlatih panahan terus melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang manfaat olahraga ini.
"Awalnya sih niat saya pertama kali masuk panahan itu hanya untuk mengikuti kegiatan yang disunnahkan oleh Rasul.
Setelah itu saya dalami sampai sekarang ternyata dari panahan membuahkan hasil prestasi yang membuat semakin termotivasi untuk meraih prestasi lebih bergengsi lagi di panahan," kata pelajar kelas IX SMP Siti Hajar Medan ini, Sabtu (24/7/2021).
Baca juga: Berita Foto: Sebanyak Empat Rumah Hangus Terbakar di Permukiman Padat Penduduk Jalan PWS Medan
Perkembangan prestasi panahan Kota Medan telah menunjukkan prestasi yang cukup diperhitungkan.
Hal tersebut tidak lepas dari pembinaan dalam hal teknik saja, namun juga fisik.
Kondisi fisik atlet merupakan faktor penting dalam menyeimbangkan teknik, mental dan taktik dalam mencapai sebuah prestasi.
Dengan memiliki data kondisi fisik atlet, maka dengan mudah bagi pelatih memberikan porsi latihan kepada atletnya dan juga sebagai evaluasi kemajuan atlet panahan kota Medan dari waktu ke waktu.
Hal ini ditunjukkan anak dari pasangan Haryanto Ginting dan Legia Munir terus fokus latihan, prestasi perdana mendulang emas Bare Bow SD PORKOT Medan 2018, perak kualifikasi tingkat SD PORKOT Medan 2018 dan perunggu kategori eliminasi tingkat SD PORKOT Medan 2018.
ia mengatakan, pertama kali diajarkan memanah paling awal dilatih berkonsentrasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ean-sintanta-ginting-atlet-panahan-kota-medan.jpg)