Breaking News:

Aksi Jalan Kaki Tutup TPL Dari Balige ke Jakarta, Togu Simorangkir & Rekannya Habiskan Waktu 44 Hari

Togu Simorangkir dinyatakan reaktif. Dengan demikian, Togu Simorangkir harus mendapatkan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan keadaannya.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ MAURITS
Togu Simorangkir sedang berada di Makam Raja Sisingamangaraja XII pada Senin (14/6/2021).  

TRIBUN-MEDAN.com, TOBA -  Tim 11 Aksi Jalan  Kaki (AJAK) Tutup TPL kini sudah tiba di Jakarta setelah 44 hari berjalan kaki dari Makam Raja Sisingamangaraja XII, Kota Balige pada Senin (14/6/2021).

Setibanya di Jakarta pada hari ini, Selasa (27/7/2021) mereka harus menjalani pemeriksaan swab yang di Bundaran Patung Pemuda yang diawasi sejumlah kepolisian.

Baca juga: Kabar Terbaru Felicia Tissue setelah Putus dari Kaesang, Penampilannya Jadi Sorotan: Semakin Cantik

Terlihat dalam video siaran langsung akun media sosial Togu Simorangkir, para petugas kesehatan yang diperlengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) dan sejumlah kepolisian yang berseragam lengkap.

Setelah pemeriksaan, Togu Simorangkir dinyatakan reaktif. Dengan demikian, Togu Simorangkir harus mendapatkan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan keadaannya.

Terkait hal ini, Wakil Ketua Dewan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Abdon Nababan menyampaikan bahwa pihaknya tetap ikuti proses pemeriksaan sesuai dengan anjuran pihak petugas.

"Kita sempat tadi diminta ke Wisma Atlet. Kita tahu di sana kan adalah untuk kondisi yang berat. Sementara dari semua kita yang diperiksa, cuman Togu Simorangkir yang dinyatakan reaktif," ujar Abdon Nababan saat dikonfirmasi pada Selasa (27/7/2021).

Alhasil, Tim 11 Ajak Tutup TPL dibawa ke RSD Manggarai, Pasar Rumput untuk melanjutkan pemeriksaan. Baginya, perjalanan ke 44 ini penuh tantangan  karena harus berhadapan dengan pihak kepolisian dalam jumlah yang banyak yang berada di Bundaran Patung Pemuda.

"Kita kini sedang berada di RSD Manggarai, Pasar Rumput, rumah sakit rujukan Covid-19. Kalau yang cekcok tadi di Bundaran Patung Pemuda dan ini hari ke 44," sambungnya.

Menurutnya, walaupun anggota tim mendapat tantangan dalam perjalanan, perjuangan harus dilanjutkan. Pasalnya, mereka ingin menyuarakan aspirasi masyarakat kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Baca juga: Melihat Rumah Adat Berbagai Daerah di Sumatera Utara di Pekan Raya Sumatera Utara

"Kalau dari saya, ini kan perjuangan. Kalau perjuangan seperti ini, pasti adalah tantangan seperti ini. Bagi saya yang menyambut mereka di Jakarta, perjuangan harus lanjut terus dong," terang Abdon Nababan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved