Breaking News:

Empat Kecamatan Terdampak Abu Gunung Sinabung, Namanteran dan Merdeka Paling Parah

Gunung Sinabung kembali erupsi dan mengeluarkan material berupa abu vulkanik setinggi kurang lebih 4.500 meter dari puncak gunung, Rabu.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL
Pengendara melintas di Jalan Jamin Ginting, Berastagi, yang terpapar abu vulkanik dapat erupsi Gunung Sinabung, Rabu (28/7/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Gunung Sinabung kembali erupsi dan mengeluarkan material berupa abu vulkanik setinggi kurang lebih 4.500 meter dari puncak gunung, Rabu (28/7/2021).

Dari erupsi yang terjadi sekira pukul 13.20 WIB siang tadi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, mencatat sebanyak empat kecamatan yang terdampak paparan abu vulkanik. Hal ini, diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) kedaruratan BPBD Kabupaten Karo, Natanail Peranginangin.

"Dari erupsi tadi, kita catat daerah yang terdampak abu vulkanik sebanyak empat kecamatan. Yaitu Kecamatan Simpangempat, Namanteran, Merdeka, dan Berastagi," ujar Natanail.

Natanail menjelaskan, dari keempat kecamatan ini pihaknya mencatat tidak semua wilayahnya turut diselimuti abu vulkanik. Namun begitu, dirinya mengatakan dari keempat kecamatan ini dua di antaranya mengalami paparan abu yang cukup parah.

"Jadi dari empat kecamatan ini, tidak semua desa yang ada di kecamatan tersebut terdampak. Tapi ada dua kecamatan yang cukup parah, yaitu di Kecamatan Namanteran dan Kecamatan Merdeka," katanya.

Dirinya menyebutkan, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan lintas instansi untuk melakukan proses pengiriman abu vulkanik. Dirinya menyebutkan, dengan dibantu oleh berbagai pihak akan ditentukan dari mana pembersihan abu vulkanik dilakukan. (cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved