Viral Medsos
Langsa Aceh Juga Mendapat Bantuan dari Akidi Tio? Prof Hardi: Keluarga Tak Mau Diekspose Lagi
Keluarga Akidi Tio enggan diberitakan jika memberikan bantuan ke sesama. Maka tak heran jika sepak terjang Akidi Tio sebagai pengusaha sulit dilacak.
"Kemungkinan ada rekening khusus. Kan ada timnya. Ini kan nominalnya besar. Pasti banyak yang mengawasi bukan hanya OJK, Bank Indonesia, dan sebagainya," ucapnya.
Jika sudah ditransfer, kata Hardi, uang tersebut akan digunakan untuk pengendalian covid-19 dan kesehatan. Soalnya, keluarga besar almarhum Akidi Tio melihat banyak korban akibat covid-19 terutama dari orang-orang terdekat.
"Lebih diutamakan ke testing, tracing, dan treatment. Testing harus lebih banyak lagi untuk memutus mata penyebaran covid-19," ucapnya.
Selain itu, tenaga kesehatan juga harus diperhatikan. Namun untuk penggunaan bantuan tunai itu akan diserahkan ke Kapolda Sumsel yang menjadi kepercayaan dari keluarga Akidi Tio.
Baca juga: TERBARU Menantu Akidi Tio Ceritakan Riwayat Sumbangan Rp 2 Triliun, Pastikan Bukan dari Anak-anaknya
Akan Ada Bantuan Serupa ke Provinsi Lain
Selain Palembang, keluarga Akidi Tio pun akan memberikan kembali bantuan serupa ke provinsi lain.
"Sepertinya ada lagi, tapi belum tahu di mana. Keluarga ini tidak mau diekspose lagi. Mereka itu kalau mau kasih bantuan diam-diam saja. Tidak mau terekspose lagi seperti saat ini," ungkapnya yang dikutip dari tayangan Metrotvnews.
Bantuan uang tunai Rp2 triliun itu diberikan ke Palembang, Sumsel, karena sudah menjadi pesan wasiat dari Akidi Tio sebelum meninggal.
Akidi menilai Sumsel sudah menjadi kampung halamannya. Ia juga hidup di Palembang serta meninggal dan dimakamkan di Palembang.
"Palembang ini sudah dianggap Bapak Akidi sebagai kampung halamannya. Saya sudah bilang ke keluarga Akidi ini untuk bantuan diberikan berupa peralatan atau apalah, bukan uang tunai. Tapi mereka ini kan pengusaha, tidak mau ribet, jadi mereka berikan uang tunai," kata Hardi.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri menerima bantuan Rp 2 Triliun dari anak bungsu sebagai perwakilan dari keluarga Akidi Tio untuk penanganan Covid-19 di Sumsel, Senin (26/7/2021). (humas polda sumsel)
Alasan 6 anak Akidi Tio serahkan bantuan Rp 2 triliun untuk Sumsel
Sebelumnya, Prof dr Herdi saat mendampingi Heriyanti menyerahkan bantuan itu, menceritakan alasan keluarga pengusaha asal Langsa, Kabupaten Aceh Timur, itu, menyumbangkan jumlah yang fantastis.
Alasannya, lantaran karena Akidi pernah tinggal di Palembang.
"Semasa hidupnya almarhum Akidi selalu berpesan kepada anak dan cicitnya untuk memberikan kepedulian kepada sesama," ujar Prof dr Hardi Darmawan yang telah menjadi dokter keluarga Akidi Tio sejak tahun 1973.
"Semua anak almarhum menjadi pengusaha, amanah inilah yang diteruskan oleh anak-anaknya."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapolda-sumsel-irjen-pol-eko-indra-heri-menerima-bantuan-rp-2-triliun.jpg)