Sambil Gendong Anak, Penyanyi Rusia Ini Memohon ke Presiden Jokowi agar Mantan Suaminya Dibebaskan

Anokhin ditangkap di Bali pada 2 Maret 2021 bersama dengan Elena Mukh dari Ukraina karena telah memalsukan tes PCR.

Tayang:
Tangkapan Layar
Aiza Anokhina dan dua anaknya - Sambil Gendong Anak, Penyanyi Rusia Ini Memohon ke Presiden Jokowi agar Mantan Suaminya Dibebaskan 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang penyanyi cantik asal Rusia membuat video permohonan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang isinya meminta mantan suaminya agar dibebaskan.

Dia adalah penyanyi hip-hop Aiza Anokhina. Dalam video itu, Aiza Anokhina muncul bersama dua anak kecil, buah hatinya dengan sang mantan suami.

Mantan suami Aiza Anokhia, Dmitry Anokhin ditangkap karena telah memalsukan tes PCR.

Anokhin ditangkap di Bali pada 2 Maret 2021 bersama dengan Elena Mukh dari Ukraina karena telah memalsukan tes PCR.

Aiza Anokhina percaya bahwa mantan suaminya telah menjadi korban penipuan.

Berikut ini isi permohonan Aiza Anokhina ke Presiden Jokowi meminta agar mantan suaminya dibebaskan, seperti dilansir Tribun-Medan.com dari Russia Beyond, Jumat (30/7/2021).

Aiza Anokhina dan dua anaknya
Aiza Anokhina dan dua anaknya (Tangkapan Layar)

Mereka ditahan pada 2 Maret dan masih ditahan di penjara Indonesia.

Dengan segala cinta, dengan segala hormat, kami memohon grasi kepada Presiden Indonesia Joko Widodo agar Dmitry Anokhin dan Elena Mukh dibebaskan, karena anak-anak membutuhkan ayahnya.

Saya percaya Anda dapat memahami ini karena Anda sendiri adalah seorang ayah.

Orang tua Dmitry sudah sangat tua dan mereka membutuhkan dukungan keuangan dan dukungan Dmitry. Dia anak satu-satunya di keluarganya.

Selama empat bulan, kami tidak dapat menghubungi Dmitry dan Elena. Kami sangat khawatir.

Keluarga mereka menunggu mereka di rumah. Joko Widodo, dengan segala hormat, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas bapak dari anak-anak saya.

Anak-anak sangat merindukan ayahnya.

Dmitry Anokhin (42) dan Elena Mukh (26) ditahan di Desa Padang Bai, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, ketika mereka tiba dari Pulau Lombok.

Kepada petugas Pos Terpadu Pelabuhan Padang Bai, mereka menunjukkan hasil tes PCR negatif dari Rumah Sakit Siloam di Canggu, Kabupaten Badung, Bali.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved