Breaking News:

Berawal dari Bantu Teman Isolasi, Gerakan Siantar Peduli Isoman Kini Meluas

Niat membantu teman yang tengah menjalani isolasi mandiri menjadi cikal bakal terbentuknya Gerakan Siantar Peduli Isoman.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Komunitas Gerakan Siantar Peduli Isoman menyalurkan paket bantuan kepada warga yang menjalani isolasi mandiri, Jumat (30/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Niat membantu teman yang tengah menjalani isolasi mandiri menjadi cikal bakal terbentuknya Gerakan Siantar Peduli Isoman.

Sebuah komunitas yang menjadi ladang amal para dermawan dan relawan untuk berbagi, menolong sesama yang berjuang melawan virus Corona.

Gerakan Siantar Peduli Isoman ini tak disadari terus membesar, bahkan tak hanya melibatkan pendirinya yang berlatar jurnalis, pekerja kreatif, dan mahasiswa. Turut bergabung beberapa profesi lainnya seperti dokter dan pengusaha.

Tigor Munte, bisa dibilang sebagai orang yang mengawali pembentukan Gerakan Siantar Peduli Isoman. Kepada Tribun Medan, Sabtu (31/7/2021) sore, mengatakan semua mengalir begitu saja. 

"Gerakan Siantar Peduli Isoman terbentuk dua hari lalu persisnya. Semula saya, Roselina dan Johan Lumbangaol. Keduanya ini pekerja kreatif yang biasa mengadakan konser di Siantar," kata Tigor.

Tigor yang dikenal sebagai jurnalis senior di Kota Pematangsiantar ini bercerita, mulanya dirinya mem-posting status di FB tentang keluhan dua warga yang menjalani isolasi mandiri. Kedua warga itu merasa kurang mendapat perhatian oleh Pemerintah Kota Pematangsiantar.

Warga tersebut, ujar Tigor membutuhkan bantuan obat-obatan di tengah aktivitasnya mengisolasi diri.

Dari postingan tersebut, Tigor kemudian mendapat respon kedua temannya, Roselina dan Johan. Mereka kemudian saling bertukar informasi melalui pesan WhatsApp.

"Johan langsung buat grup WA, berisi saya, Roselina, dan Hexa Hutapea (Ketua GMNI Pematangsiantar). Rose lempar ide buat saja komunitas, terus saya usulkan namanya Siantar Peduli Isoman," ujar Tigor.

Sepakat dengan nama yang diusulkan Tigor, komunitas amal tersebut pun bergerak dengan support orang-orang terdekat. Penyaluran dan penerimaan donasi digerakkan oleh Hexa Hutapea dibantu teman-teman dari GMNI Pematangsiantar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved