Breaking News:

Bea Cukai Bakar Pakaian Bekas Seharga Rp 4,7 Miliar Asal Malaysia yang Jumlahnya Mencapai 1.577 Bal

Petugas Bea Cukai Teluk Nibung membakar habis ribuan bal pakaian bekas asal Malaysia yang masuk wilayah Sumatera Utara

Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI
Petugas Bea Cukai Teluk Nibung menunjukkan balpres pakaian bekas yang akan dibakar, Selasa (3/8/2021). Nilai pakaian bekas yang dibakar ini Rp 4,7 miliar.(TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI) 

TRIBUN-MEDAN.COM,ASAHAN-Petugas Bea Cukai Teluk Nibung bakar habis ribuan bal pakain bekas asal Malaysia di gudang penimbunan Bea Cukai Desa Bagan Asahan, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan.

Ada 1.577 bal yang dibakar dalam kesempatan ini.

Menurut Kepala Bea Cukai Teluk Nibung, I Wayan Sapta Dharma, barang-barang ilegal itu hasil tangkapan petugas TNI AL tahun 2018 silam.

Baca juga: Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Tong Sampah Tempat Pakaian Bekas, Diduga Mati Kehabisan Napas

"Seluruh barang ini berasal dari pengamanan yang dilakukan oleh Lanal TBA pada tanggal 28 April 2018 lalu," ujar Wayan, Selasa (3/8/2021).

Dia mengatakan, barang bukti tersebut diamankan dari dua unit kapal yang dibawa dua orang tersangka asal Malaysia

"Dua orang itu masih DPO. Jadi ini dimusnahkan karena sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap, sehingga barang ini sudah ditetapkan barang sitaan milik negara dan dilakukan penindakan hari ini," katanya.

Baca juga: Datang dari Malaysia, Tim Gabungan Amankan Kapal Pengangkut Ratusan Balpres Pakaian Bekas

Dia mengatakan, adapun nilai barang yang dimusnahkan setara Rp 4,7 miliar dan tidak masuk dalam pajak.

"Barang tersebut tidak masuk dalam pajak negara, karena merupakan barang ilegal," kata Wayan.

Dia mengatakan, alasan negara melakukan pemusnahan terhadap balpress dikarenakan mengganggu usaha tekstil yang ada di tanah air.

"Karena kalau masuknya barang ilegal ini dapat mengganggu produksi barang tekstil yang ada di tanah air," katanya.(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved