Satgas Sebut Sehari 6 Warga Siantar Meninggal Dunia Karena Covid-19

Ketiganya meninggal dalam perawatan terpisah, ada yang menjalani isolasi mandiri maupun perawatan di Medan.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
HO
Satgas Covid-19 Pematangsiantar menjemput jenazah seorang kakek yang meninggal karena terpapar Covid-19, Selasa (3/8/2021) 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR- Sekretaris Satgas Covid-19 Pematangsiantar Daniel Siregar menyebut ada 6 warga Siantar meninggal dunia karena virus Corona per Selasa (3/8/2021) ini.

Ketiganya meninggal dalam perawatan terpisah, ada yang menjalani isolasi mandiri maupun perawatan di Medan.

"Yang meninggal karena isolasi mandiri ada tiga orang, dan yang meninggal dari rumah sakit yang ada di Medan tiga orang," ujar Daniel.

Baca juga: Jenazah Covid-19 Dibiarkan Tanpa Pemulasaraan, Ini Cerita Kades Serdang

Beberapa jenazah sudah dikebumikan. Hanya saja terkait lebih lanjut informasi data para korban Covid-19, Daniel mengaku belum melihat data keseluruhan.

"Belum kulihat datanya keseluruhan. Ada terus masuk data. Saya mau pergi dulu rapat dengan Dinkes Pematangsiantar," ujar Daniel seraya meminta izin untuk mengakhiri wawancara.

Di tempat terpisah, seorang pria tua berusia 80 tahun meninggal dunia usai terpapar Covid-19.

Pria bernama Nasir Wilson purba meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri di rumahnya, Jalan Patuan Nagari, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar, Selasa (3/8/2021) pagi tadi.

Jenazah Nasir kemudian dijeput oleh mobil BNPB dan Dinas Kesehatan Pematangsiantar untuk dibawa ke Instalasi Medikolegal Forensik RSUD Djasamen Saragih.

Baca juga: Keluh Kesah Pedagang Kuliner di Stasiun KA Medan, Penumpang Sepi Selama PPKM, Makanan Sering Bersisa

Kapolsek Siantar Utara, AKP Manaek S Ritonga menyebut Unit Intelkam berserta personel Bhabinkamtibmas menyambangi rumah duka.

"Nasir Wilson Purba diduga meninggal dunia akibat terpapar Covid-19," ujar Manaek kepada wartawan.

Menurut informasi yang diterima pihak berwajib dari anak almarhum bernama Tomas Purba, almarhum pada Senin (2/8/2021) sempat dibawa keluarga ke Klinik Kasih yang tak jauh dari tempat tinggal mereka. Selanjutnya, swab tes dilakukan kepada Nasir Wilson Purba.

Setelah dilakukan Swab Antigen, Nasir terindikasi positif Covid-19.

Oleh sebab itu, pihak keluarga membawanya ke RSUD Djasamen Saragih.

Hanya saja, saat manajemen RSUD Djasamen Saragih menyarankan agar dirujuk ke Medan, pihak keluarga tidak setuju dan membawa Nasir kembali ke rumah.

Putri Almarhum Nasir, Br Purba mengatakan ayahnya drop beberapa hari sebelumnya.

Baca juga: Panen.Co, Produk Rumah Tangga Lengkap dan Berkualitas, Mulai Harga Rp 9000 Saja

Namun ia membantah ada gejala Covid-19 yang dialami orangtuanya. Ia pun heran mengapa ayahnya dinyatakan Covid-19.

"Kamis lalu dia nge-drop, lemas. Nggak ada tanda tanda Covid-19. Makanya heran bisa Covid-19," kata Purba yang menyebut ayahnya akan dimakamkan ke Hutaraja, Kabupaten Simalungun.

(alj/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved