Jawaban RSUP Adam Malik Soal Pasien Kanker Payudara Meninggal Dalam Kondisi Mengenaskan

RSUP Adam Malik memberi jawaban soal pasien kanker payudara yang meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan

Tayang:
Editor: Array A Argus
HO
Nurmala Tambun, pasien penderita kanker payudara yang meninggal dunia dengan kondisi lebam-lebam di RSUP Adam Malik Medan. Keluarga curiga ada kejanggalan atas kematian korban.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Nurmala Tambun, pasien kanker payudara yang dirawat di RSUP Adam Malik meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan.

Bagian kepala kanan Nurmala Tambun terdapat lubang dan kedua matanya lebam.

Bahkan, mata kiri Nurmala Tambun tampak seperti bekas luka.

Karena kematian korban dirasa janggal meskipun pihak RSUP Adam Malik menyatakan korban meninggal dunia terpapar Covid-19 dan punya infeksi mata, namun pihak keluarga merasa keberatan.

Nurmala Tambun, pasien kanker payudara yang meninggal dunia di RSUP Adam Malik dalam kondisi lebam-lebam dan bagian kepala kanannya bolong.(HO)
Nurmala Tambun, pasien kanker payudara yang meninggal dunia di RSUP Adam Malik dalam kondisi lebam-lebam dan bagian kepala kanannya bolong.(HO) (HO)

Apalagi luka lebam pada tubuh korban ada juga di jari tangan dan mulutnya, sebagaimana penuturan keluarga korban.

Atas kasus ini, keluarga korban melapor ke Polrestabes Medan.

Menanggapi kasus ini, Humas RSUP Adam Malik Medan Rosario Dorothy Simanjuntak beralasan korban punya penyakit infeksi mata. 

Baca juga: Pemuda Batak Geruduk RSUP Adam Malik Medan, Penderita Kanker Payudara Meninggal Dalam Kondisi Lebam

"Pasien juga mengalami infeksi pada mata, sehingga dikonsulkan juga ke dokter mata untuk pengobatan lebih lanjut," kata Dorothy, Minggu (8/8/2021).

Karena mata korban lebam dan terdapat lubang, keluarga mempertanyakan hal itu. 

"Kami dari pihak RS sudah memfasilitasi keluarga bertemu dengan tim dokter dimediasi juga oleh Polsek Medan Tuntungan," kata Dorothy.

Namun pertemuan itu tidak membuahkan hasil.

Baca juga: Pasien RS Murni Teguh yang Gagal Bunuh Diri Terpapar Covid-19 dan Tumor Otak

Polsek Medan Tuntungan menyarankan korban agar membuat laporan ke polisi.

"Tim dokter tadi hadir semua. Mulai awal pasien masuk sampai meninggal. Tidak ada lebam, apalagi kepala bolong, yang ada mereka komplain soal matanya. Dan sudah dijelaskan mata pasien memang infeksi, dan sudah dikonsulkan ke dokter mata utk penanganan nya," katanya Dorothy.

Meski menyebut pasien mengalami infeksi mata, namun Dorothy tak menjelaskan lebih detail infeksi mata seperti apa yang dialami korban, sehingga membuat matanya membiru saat meninggal dunia.

Terlebih keluarga curiga, bahwa mata korban mengeluarkan darah.

Baca juga: Nakes RSUP Adam Malik Ungkap Rasanya Disuntik Vaksin Moderna

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved