Breaking News:

Buronan Kasus Pencabulan Anak 1,5 Tahun di Sergai Serahkan Diri ke Kantor Polisi

Polisi menangkap Rizky (25) yang telah dilaporkan dalam kasus pencabulan anak berusia 1,5 tahun.

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Pelaku pencabulan Rizky (25) terhadap korban yang merupakan seorang anak berinisial NH berusia 1,5 tahun, Kecamatan Pantai Cermin, Serdangbedagai, Sumatera Utara, sudah ditahan di Polres Serdangbedagai. 

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Polisi menahan Rizky (25) yang telah dilaporkan dalam kasus pencabulan anak berusia 1,5 tahun berinisial NH warga Kecamatan Pantai Cermin, Serdangbedagai, Sumatera Utara.

Kasatreskrim Polres Sergai AKP Deny Indrawan Lubis membenarkan bahwa pelaku sudah dijebloskan ke sel tahanan. 

"Pelaku sempat melarikan diri. Pada Sabtu (7/8/2021) malam, pelaku diserahkan pihak keluarga ke Polres Sergai," ujar Deny, Senin (9/8/2021).

Ayah korban bersyukur bahwa pelaku sudah berhasil diamankan polisi. Dan meminta, pelaku dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

"Alhamdulillah saya dapat kabar sudah ditahan. Saya berharap pelaku diberikan hukuman yang setimpal sesuai hukum yang berlaku," ujar KH.

Ayah korban mengatakan, ia telah melaporkan Risky (25) ke kepolisian atas dugaan pencabulan.

"Ini cerita awalnya, mertua saya buat kue di dapur. Anak saya bermain dengan abangnya di ruang tamu. Datanglah si pelaku yang sering dipanggil Kiki. Pelaku kan sering ke rumah mertua untuk antar tabung gas," ujarnya, Juli lalu.

Tiba-tiba nenek korban melihat Rizky menggendong NH yang menangis-nangis.

"Anak saya ini merasa ketakutan. Mertua saya melihat anak saya tadi, rupanya sudah berdarah kelaminnya," sambungnya. 

Keluarga pun langsung membawa korban ke Rumah Sakit Grand Medistra. Namun, rumah sakit itu ternyata tutup. 

"Dibawa berobat desa sajalah," ucapnya. 

Ia mengaku telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Pantai Cermin yang sempat menahan Risky. Namun, pemuda itu sudah dilepaskan.

"Yang melaporkan adik ipar saya yang laki-laki. Di laporkanlah ke Polsek Pantai Cermin. Pelaku sempat ditahan di Polsek Pantai Cermin, tapi ayah si pelaku membebaskannya. Alasannya sudah berdamai, kata ayah pelaku. Padahalnya nyatanya tidak ada berdamai," ujarnya. 

Ia pun akhirnya melaporkan kasus ini ke Polres Serdangberdaga.

"Saya bawa anak saya ke Polres tanggal (13/7/2021), sampai di Polres dilihat sama polisinya kelamin anak saya ternyata berdarah. Kemudian disuruh pihak polisi ke rumah sakit. Permohonan saya, segeralah ditindaklanjuti," katanya. (cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved