Breaking News:

Diduga Tertabrak Kereta Api, Pemuda Ini Ditemukan Tak Sadar Diri Dalam Parit di Sei Bamban

Polisi menemukan bungkusan diduga plastik lem yang mengandung zat adiktif dan sebuah kacamata.

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD ANIL RASYID
Petugas menunjukkan tempat Hari ditemukan tergeletak, Rabu (11/8/2021). Hari diduga tertabrak kereta api. 

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Hari Akbar (20) warga Dusun I, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Sergai, ditemukan warga tergeletak di dalam parit yang berada disisi rel kereta api di Kawasan Dusun I, Gardu Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Rabu (11/8/2021). 

Saat personel Polsek Firdaus mendatangi lokasi kejadian, berhasil ditemukan bungkusan diduga plastik lem yang mengandung zat adiktif dan sebuah kacamata.

"Kami temukan korban di dalam parit. Lalu kami beritahu keluarganya yang rumahnya tak jauh dari sini. Langsung dibawa ke Rumah Sakit Melati Desa Pon," ujar Agus Salim warga setempat.

Lanjut Agus, saat ditemukan pria tersebut pada bagian kepala sebelah kiri terdapat luka.

"Hanya di kepala bagian kiri. Tapi waktu kejadian saya memang enggak nampak. Cuma membantu mengangkat," ujar Agus.

Beberapa warga mengatakan, bahwa pria ini hampir setiap hari kerap bermain di pinggiran rel tersebut.

"Sering dia mainnya kemari, tapi tak mau gabung sama warga di sini. Lebih senang menyendiri dan bermain sendirian," ujar Agus.

Sementara itu, dari keterangan para perawat yang menangani pria tersebut mengatakan bahwa, luka yang dideritanya diduga akibat benturan benda keras.

Orangtua korban, Bina Wahyuni (39) saat ditemui di Rumah Sakit Melati menjelaskan, bahwa anaknya keseharian bekerja serabutan dan orangnya pendiam.

"Kami tadi dikasi tahu tetangga kalau si Hari katanya ditabrak kereta api, kemudian kami langsung ke lokasi dan langsung membawanya kemari (rumah sakit)," ujar Bina.

Keterangan dari kepala stasiun kereta api Sei Rampah, sesuai laporan dari masinis bernama Panji yang mengemudikan Loki KA Putra Deli U6, diduga ketika di perlintasan KM 65 + 000 Sei Rampah - Sei Bamban ada menyenggol yang diduga pria tersebut.

Kanit Reskrim Ipda Maruli Sihombing membenarkan penemuan pria tersebut.

"Y a,benar. Ada seorang pria ditemukan tak sadarkan diri. Saat ini masih proses penyelidikan kejadiannya," ujar Maruli. (cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved