Breaking News

Mahasiswa UINSU Edukasi Masyarakat di Desa Rahuning Tentang Moderasi Beragama

Ketua tim KKN Deri Arifin Marpaung mengatakan pentingnya mengedukasi masyarakat akan kesadaran toleransi antar umat beragama. 

Editor: Ayu Prasandi
HO
Mahasiswa UINSU melakukan KKN di Desa Rahuning II, Kecamatan Rahuning, Kabupaten Asahan.  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Rahuning II, Kecamatan Rahuning, Kabupaten Asahan. 

Dalam KKN kali ini, mereka mengangkat tema tentang moderasi antar umat beragama. 

Ketua tim KKN Deri Arifin Marpaung mengatakan pentingnya mengedukasi masyarakat akan kesadaran toleransi antar umat beragama. 

Agama memiliki peranan penting dalam menciptakan masyarakat berbudaya.

Agama akan mengarah ke hal negatif apabila mengurung pemeluknya dalam alam pikiran yang sempit sehingga memunculkan konflik. 

Baca juga: 33 Komoditas asal Sumut Diekspor, Gubernur Ikuti Acara Pelepasan di Belawan  

"Racun diskriminasi, ejekan, dan saling membenci dapat menciptakan disintegrasi bangsa. Oleh karena itu semua umat yang beragama harus bersatu dalam persahabatan, guna mencapai harapan semua orang yang cinta damai," ujar Deri, Minggu (15/8/2021).

Ia mengatakan bentuk dari keharmonisan itu tidak terlepas dari ketersediaan tempat dan waktu untuk umat beragama melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinannya dengan aman.

"Karena ibadah merupakan sarana penghubung antara Sang Pencipta dengan makhluknya maka perlu kenyamanan bagi penganutnya untuk menyampaikan  doa-doanya dengan  aman," ujarnya.

Tidak hanya moderasi antar umat beragama mereka juga memberikan edukasi tentang kesehatan, bincang-bincang UMKM dan mengedukasi masyarakat mengelola sampah menjadi pupuk organik.

Lily Nur Indahsari Mahasiswa manajemen menyampaikan pada masa sekarang ini pentingnya pemanfaatan teknologi di bidang pemasaran.

Baca juga: Penanganan Banjir di Nias, BPBD Aktifkan Posko Penanganan Darurat

"Pemanfaatan sosial media terhadap pengembangan UMKM di masa pandemi ini penting agar warga lebih mudah mempromosikan hasil produksi dan untuk menjalankan usahanya," kata Lily. 

Mahasiswa UINSU ini juga membagikan bantuan kepada 25 masyarakat bekerja sama dengan Polsek Pulo Rakyat dan Tim dari Komunitas Penyantun Anak Yatim. 

Kegiatan KKN mulai dilakukan pada tanggal 16 Juli 2021 hingga selesai pada 12 Agustus 2021.

(cr6/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved