Breaking News:

Sidang Korupsi, Mantan Dirut PD PAUS Siantar Sebut Bendahara Titipan Sekda

Mantan Dirut PD PAUS Herowhin menyebut Bendaranya merupakan titipan Sekda Pemko Siantar

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan | Editor: Array A Argus
Tribun Medan/Royandi Hutasoit
Dirut PD Paus Herowin Sinaga 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Mantan Dirut Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Usaha (Paus) Kota Siantar Herowhin Tumpal Fernando Sinaga menyebut bahwa Bendara Pengeluaran PD PAUS Siantar Martha Sinaga adalah orang 'titipan' Sekda Pemko Siantar.

Hal itu disampaikan Herowhin dalam sidang dugaan korupsi senilai Rp 215 juta, di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (16/8/2021).

"Penyampaian dari Martha bahwa saya ada mengancam tidak benar. Saya tidak pernah mengancam mereka, jadi Martha Sinaga ini dari awal merupakan pegawai titipan dari Sekda pada saat itu, lalu juga suami dari salah satu kepala dinas," katanya.

Baca juga: Mantan Dirut PD PAUS Siantar Terancam 20 Tahun Penjara Terkait Korupsi Penyertaan Modal

Herowhin mengatakan, terkait uang yang sudah dicairkan membayar gaji maupun rekanan, sepenuhnya dipegang oleh Martha.

"Masalah pengambilan uang itu semuanya dilakukan oleh Martha dan Pintalius Waruwu (Direktur Keuangan), dan tidak pernah diserahkan kepada saya," 

"Karena saat itu tanggal 24 sudah mendesak semua pembayaran terutama pihak ketiga. Setahu saya waktu itu (pihak ketiga) berdatangan ke kantor karena sudah menjelang natal dan tahun baru," ucapnya.

Selain itu, Herowhin mengaku tidak fokus saat menjabat sebagai Dirut PD PAUS Siantar karena rangkap jabatan sebagai Kepala Bappeda Kota Siantar.

"Setelah dibayarkan, berkas diserahkan di meja saya. Saat itu rangkap jabatan selaku Bappeda, jadi saya sesekali ke sana. Saya periksa semua (berkas), sudah diparaf baru saya tanda tangani," ucapnya.

Baca juga: Jaksa Akhirnya Penjarakan Mantan Dirut PD PAUS Siantar yang Rugikan Negara Rp 200 Juta

Usai diperiksa, majelis hakim yang diketuai Mian Munthe menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda tuntutan.

Sementara itu, mengutip dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fatah, bahwa sebagai perusahaan daerah yang baru dibentuk, operasional perusahaan PD PAUS SIantar berasal dari Dana Penyertaan Modal Pemerintah Kota Siantar yang diatur dalam Perda No.7 Tahun 2014 tentang Penyertaan Modal Daerah ke dalam Modal PD Pembangunan dan Aneka Usaha. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved