2 Anggota PKN Luka-luka Dilempar Batu Saat Bagikan Masker oleh Geng Motor

Keduanya dihujani batu oleh sekelompok orang yang diduga sebagai genk motor Simple Life (SL).

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Ayu Prasandi
Ist
Ilustrasi geng motor. Empat sepeda motor raib diduga diambil oleh anggota geng motor di Jalan Melati Raya, Kelurahan Sempakata, Medan, Minggu (20/6/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Dua orang anggota PKN mengalami luka pada bagian kepala.

Keduanya dilempari batu saat membagikan sembako dan masker, anggota ormas Pemuda Karya Nasional ( PKN ) di Jalan Jamin Ginting, depan gedung Balai Diklat Pemeriksa Keuangan Negara, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan. Selasa (17/8/2021) pukul 15.30 WIB.

"Dua anggota kami mengalami luka di bagian kepala lantaran terkena lemparan batu oleh Genk motor SL, atas nama very dan Adduha.

Sebenarnya korban ada 4  tapi yang buat laporan 2. Saya minta para pelaku dan otak pelaku serta ketua genk motor itu semuanya ditangkap dan harus dibubarkan genk motor ini karena meresahkan masyarakat,"sebut Ketua PAC Medan Tuntungan, Fery Desta Surbakti.

Keduanya dihujani batu oleh sekelompok orang yang diduga sebagai genk motor Simple Life (SL).

Baca juga: Siksa Anak Majikan dengan Brutal, Pengasuh Kejam Ini Nangis-nangis Usai Aksi Jahatnya Terkuak

Menurut informasi yang dikumpulkan dari lokasi kejadian bermula pada saat sekitar 30 orang anggota PKN melintas di jalan Jamin Ginting menuju arah Jalan Simpang Selayang dengan menggunakan sepeda motor untuk mengikuti pelaksanaan kegiatan pembagian sembako dan masker geratis dalam rangka memperingati HUT RI ke 76 di Panti Asuhan Mercy Clemen Indonesia di Jalan Bunga Rinte, Gang Kenangan Indah.

Namun saat melintas di depan Balai Diklat Pemeriksa Keuangan, anggota PKN berpapasan dengan kelompok Genk Motor SL yang berjumlah lebih kurang 100 orang yang juga mengendarai sepeda motor.

Tanpa dikomandoi, para anggota geng motor SL langsung menghujani anggota PKN dengan batu.

Akibatnya sejumlah anggota PKN mengalami luka-luka, 2 orang diantaranya bernama Very Peranginangin, Warga Desa Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu yang mengalami luka pada bagian kaki dan kepala, sementara seorang rekanya bernama Adduha, warga Jalan Bungan Rinte, Gang Batako terkuka pada bagian kepala.

Tak hanya melempari batu, para anggota geng motor SL juga merampas sepeda motor seorang anggota PKN bernama Jhonson Sembiring.

Atas kejadian ini, para korban, ditemani ketua PKN Medan Tuntungan langsung membuat laporan pengaduan ke Polsek Medan Tuntungan.

"Anggota kami diserang dengan dilempari batu dan dipukuli dengan menggunakan besi dan kayu,"ujar Fery Desta Surbakti.

Sementara itu, Sekretaris Pemuda Karya Nasional kota Medan, Budi Darma SH, saat dikonfirmasi via telepon (18/8) sekira pukul 19.00 WIB mengatakan apa yang dilakukan oleh pengurus PAC PKN Medan Tuntungan dalam memperingati HUT RI ke 76 ditengah pendemi covid 19, dengan cara membagikan sembako dan masker gratis merupakan hal yang baik dan sudah mendapatkan izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Medan Tuntungan.

Baca juga: Royalti Masih Tetap Jalan, Pasha Bocorkan Segini Jumlah Uang yang Diterima Personil Ungu Saat Ini

"Kami dari DPC PKN kota Medan sangat menyesali kejadian tersebut. Dalam rangka memperingati HUT RI ke 76 dimasa pendemi, mereka ( PAC Medan Tuntungan ) melakukan bakti sosial dengan pembagian sembako dan masker.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved