Permintaan Tes PCR di Rumah Sakit Siti Hajar Meningkat, Capai 500 Orang per Hari

Rumah Sakit Siti Hajar telah menurunkan harga tes PCR sesuai dengan instruksi presiden Joko Widodo dan peraturan kementerian kesehatan yang terbaru.

TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY
Warga saat melakukan Rapid Tes Antigen di RS Siti Hajar Medan, Sabtu (19/12/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Rumah Sakit Siti Hajar telah menurunkan harga tes PCR sesuai dengan instruksi presiden Joko Widodo dan peraturan kementerian kesehatan yang terbaru.

Kini, tes PCR telah diatur tarif maksimal untuk pulau Jawa-Bali sebesar Rp 495 ribu.

Untuk di luar pulau tersebut sebesar Rp 525 ribu.

Harga sebelumnya, maksimal Rp 900 ribu.

"Kemarin sempat Rp 700 ribu. Nah, mulai 17 Agustus 2021 sudah berlaku Rp 525 ribu maksimal untuk tes PCR secara umum. Sesuai aturan dari Kemenkes," kata Staf Informasi Rumah Sakit Siti Hajar, Irvan kepada Tribun Medan, Rabu (18/8/2021).

Sebelum ada instruksi dari presiden, harga PCR kita memang sudah Rp 475 ribu untuk naik pesawat Lion.

Warga yang mau naik pesawat Air Asia masih di range Rp 550 ribu.

Sementara untuk harga Rapid tes Antigen secara umum di rumah sakit Rp 125 ribu.

Tapi kalau membeli melalui E Commerce, Traveloka, Tiket.co, sebesar Rp 76 ribu.

Harga itu dikatakan sudah berlangsung bulan lalu.

Dia pun menjelaskan untuk warga yang melakukan tes PCR ke RS Siti Hajar dalam beberapa Minggu ini meningkat drastis.

" Nah, biasanya kami layani hanya 350 orang per hari yang mau tes PCR. Tapi sekarang sudah 400 - 500 orang per hari," sebutnya.

Lanjutnya, ambang batas kami kan 400 - 500 per hari bisa melayani warga yang mau tes PCR.

Hal tersebut berdasarkan kemampuan mesin yang dimiliki.

Ada pun warga yang mau tes Antigen juga sempat meningkat pesat.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved