News Video

Direktur PT Pelni Beberkan Keunggulan KM Bukit Raya Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Bobby mengatakan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan fasilitas kesehatan yang dibutuhkan agar besok (20/8/2021) KM Bukit Raya bisa mulai beroperasi

Tayang:

Direktur PT Pelni Beberkan Keunggulan KM Bukit Raya Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kapal Motor (KM) Bukit Raya milik PT Pelni akan segera dioperasikan sebagai lokasi isolasi terpusat (isoter) pasien Covid-19 bergejala ringan di Kota Medan pada Jumat (20/8/2021) mendatang.

Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni, O.M Sodikin mengatakan ada keunggulan Kapal yang dijadikan sebagai lokasi isolasi pasien Covid-19.

Keunggulan tersebut, kata Sodikin yakni udara di tepi pantai yang baik bagi peningkatan imunitas tubuh pasien.

"Keunggulannya saya pernah baca bahwa di pantai itu ada udaranya mengandung garam, di mana ada partikel klorin di dalamnya. Nah kalau kadar garam itu terserap oleh kulit dan juga dihirup oleh hidung bisa bagus untuk imunitas tubuh," ujar Sodikin, Kamis (19/8/2021).

Sebagai contoh, Sodikin mengatakan untuk mencuci hidung (di dalam medis) biasanya digunakan air infus yang mengandung garam atau NaCl.

"Kan biasanya juga dalam medis itu mencuci hidung menggunakan cairan garam yang dianggap mampu membersihkan virus dan bakteri," ungkapnya.

Dikatakannya, saat ini PT Pelni sudah menyediakan enam Kapal Motor yang digunakan sebagai lokasi isolasi di enam daerah yang berbeda.

Yakni di Bangka Belitung, Jayapura, Sorong, Lampung, Medan dan Makassar.

Sodikin mengambil contoh di Makassar, di mana KM Bukit Raya sudah dioperasikan sebagai lokasi isolasi hanya membutuhkan empat hari bagi pasien untuk sembuh.

"Seperti contohnya di Makassar yang sudah beroperasi itu pasien hanya butuh empat hari untuk sembuh. Dari 84 pasien yang dirawat 43 pasien sudah sembuh empat hari, jadi 50 persennya," kata dia.

Lulusan dari Akademi Ilmu Pelayaran Republik Indonesia ini mengatakan berdasarkan perjanjian awal dengan Pemerintah Kota Medan, KM Bukit Raya disandarkan di Pelabuhan Belawan selama satu bulan.

"Untuk awal ini kesepakatan kita satu bulan, apakah ada penambahan nantinya itu tergantung Pemerintah," tuturnya.

Sebelumnya, Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan nantinya kapal milik PT Pelni ini dapat menampung sebanyak 485 pasien Covid-19 bergejala ringan atau OTG.

"Kapal Bukit Raya ini kalau normal bisa menampung penumpang 900 lebih tapi itu tidurnya rapat dan tidak ada jarak,"

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved