Breaking News:

Gubernur Edy Telepon Direktur PTPN II, Soal Lahan Pemakaman di Mabar Hilir

Keluhan soal lahan pemakaman itu disampaikan warga saat Gubernur Edy meresmikan Menara Masjid Al-Istiqomah.

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi langsung merespon keluhan warga Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan terkait lahan pemakaman.

Keluhan soal lahan pemakaman itu disampaikan warga saat Gubernur Edy meresmikan Menara Masjid Al-Istiqomah yang berada di Jalan Suasa Tengah, Mabar Hilir, Jumat (20/8/2021).

Mantan Pangkostrad itu pun langsung menelepon Direktur PTPN II, Irwan Peranginangin agar lahan eks HGU PTPN II yang berada di sekitar kawasan Mabar Hilir dijadikan areal pemakaman.

"Area pemakaman itu penting sekali di tengah-tengah masyarakat dan di sini tempat pemakamannya menurut laporan pengurus masjid sudah sangat penuh. Jadi, kita upayakan lahan eks HGU PTPN II sebagian dialihkan untuk jadi tempat pemakaman," kata Edy, Jumat.

Selanjutnya, Edy pun meminta kepada masyarakat Mabar Hilir agar merawat dan menjaga lahan bila nantinya sudah menjadi pemakaman umum.

Baca juga: Letusan Senjata Api Serta Antusias Warga Saksikan Pemakaman Aiptu Josmer Samsuardi Manurung

"Kalau sudah selesai administrasinya, sudah dialihkan menjadi pemakaman dirawat dan dijaga karena itu milik semua masyarakat," sebutnya.

Direktur PTPN II, Irwan Peranginangin ketika berbicara di saluran telepon bersama Gubernur Sumut menyatakan akan segera mengkoordinasikan pengalihan lahan eks HGU PTPN II di Mabar Hilir.

"Kita akan koordinasikan Pak Gubernur lahannya. Bila memang tidak ada kendala lagi kita akan segera kerjakan untuk menjadi area pemakaman di sana," sebut Irwan.

Sementara, Ketua BKM Masjid Al-Istiqomah Irawan mengungkapkan bahwa masyarakat membutuhkan sekitar 5 hektare lahan untuk area pemakaman baru.

Sebab, lokasi area pemakaman yang ada saat ini sudah penuh, lantaran sudah lama menjadi pemakaman umum bagi warga

"Sudah sangat penuh, bahkan ada yang tumpang tindih. Karena itu kita minta ke Pak Gubernur agar lahan eks HGU yang jaraknya sekitar 5 Kilometer dari sini bisa dijadikan area pemakaman," ungkap Irawan. (ind/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved