Hilang Dari YouTube, Deddy Corbuzier Akui Sempat Sakit dan Kondisinya Kritis, Antara Hidup Atau Mati
Dan ternyata benar, di hari ketiga atau keempat saya swab lagi antigen dengan tiga macam antigen yang berbeda-beda saya negatif tanpa ada gejala,"
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang | Editor: Septrina Ayu Simanjorang
Merasa sudah sembuh Deddy kembali beraktifitas seperti biasa.
Baca juga: Deddy Corbuzier Tantang Ivan Gunawan Diet, 3 Bulan Harus Turun 20 Kg, Jika Berhasil Segini Hadiahnya
"Tiba-tiba di minggu kedua setelah saya kena dan udah negatif, demam saya tiba-tiba naik, naik sampai hampir 40.
Paginya sempat naik lagi, tapi turun karena langsung (minum) paracetamol saat itu," katanya.
Ia merasa ada yang salah apalagi saat itu ia mengalami vertigo.
Deddy pun ke rumah sakit untuk memeriksaakan kondisinya.
Namun karena kondisi saturasi oksigennya masih tinggi ia diperbolehkan pulang.
Dua hari kemudian dia mengalami gejala yang sama.
Ia kembali memeriksakan dirinya di rumah sakit namun kondisi paru-parunya memburuk hingga harus dirawat.
"Keadaannya masuk dalam kondisi badai sitokin.
Saya agak kaget karena setahu saya badai sitokin ini ngebuat orang meninggal," ujarnya.
Baca juga: Kalina Ocktaranny Buka-bukaan Beda Hamil Anak Vicky Prasetyo dan Deddy Corbuzier, Ini Permintaannya
Ia pun tak diperbolehkan pulang dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
"Kondisinya pada saat itu panas, demam, badan sakit semua, dan kecewa karena saya tidak menyangka orang seperti saya bisa seperti itu.
Dan badai sitokin ini adalah masa kritis, dimana hidup atau mati.
Itu yang sebenarnya terjadi makanya saya harus hilang pada saat itu," pungkasnya. (sep/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/deddy-corbuzier-kabarkan-dirinya-sempat-terpapar-virus-corona.jpg)