Breaking News:

TRIBUNWIKI

Sejarah Jalan HM Joni Medan, Berawal dari Kisah Seorang Pemuda yang Berasal dari Tapanuli Selatan

Jalan yang berada di antara Jalan Sisingamangaraja tepatnya di samping Makam Pahlawan itu ternyata memilik sejarah.

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa | Editor: Ayu Prasandi
HO
Jalan HM Joni, Kecamatan Medan Kota 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Mendengar Jalan HM Joni, bagi sebagian warga Kota Medan tentu tidak asing dengan nama jalan yang satu ini.

Ya, jalan yang terletak di kecamatan Medan Kota, ini menjadi salah satu pusat kuliner dan fashion.

Tidak hanya itu di Jalan HM Joni ini juga terdapat sebuah Museum milik pemerintah Kota Medan.

Jalan yang berada di antara Jalan Sisingamangaraja tepatnya di samping Makam Pahlawan itu ternyata memilik sejarah.

Baca juga: PINDAHAN ke Paris, Antonella Roccuzzo Bujuk Lionel Messi Beli Tipe Rumah Seperti Ini

Namun, kebanyakan masyarakat di Medan tidak mengetahui asalmuasal penamaan Jalan HM Joni tersebut. 

Bila kita telusuri bahwa, Jalan HM Joni memiliki panjang lebih kurang 2 KM.

Namun dahulunya, Jalan HM Joni ini lebih dikenal Jalan Pasar Merah.

Namun diberi nama tersebut bukan tanpa alasan.

Berdasarkan informasi dari beberapa tokoh masyarakat, yang telah lama tinggal di Jalan HM Joni itu, Muhammad Yusuf menjelaskan bahwa pada tahun 60-an, jalan tersebut berwarna merah sebab di kawasan itu ada sebuah pabrik pembuatan batu bata dan genteng pada era zaman Belanda dahulu. 

"Kalau cerita dulu, itu bukan Jalan HM Joni, tapi Jalan Pasar Merah. Karena dulu jalannya dari tanah merah dulu ada produksi batu bata di daerah itu," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved