News Video

Aksi Jambret HP Kembali Terjadi di Jalan Williem Iskandar Pasar V Percut Sei Tuan

Saat itu korban sedang menunggu jemputan. Ia berdiri di pinggir jalan tersebut sambil memegang ponselnya. Saat korban hendak membakar rokoknya

Tayang:

Aksi Jambret HP Kembali Terjadi di Jalan Williem Iskandar Pasar V Percut Sei Tuan

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Aksi pencurian Handphone kembali terjadi di Jalan Williem Iskandar Pasar V, Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, tepatnya di simpang komplek Medan Metropolitan Trade Centre (MMTC) di depan loket Bus Sejahtera.

Kejadian itu terjadi Senin (23/8/2021) kemarin, pukul 19.00 WIB. Salah satu saksi mata, Max Tamba mengatakan, saat itu warga di depan loket tersebut tidak terlalu ramai.

"Korban sendiri, kejadian sekitar jam 7 lewat. Korban itu baru turun dari bus antar lintas, dari luar kota lah. Kemudian dia berdiri di pinggir jalan, mungkin karena sudah dipantau sama malingnya, langsunglah mereka jalan lalu dirampas HP nya," ungkapnya.

"Kondisinya semalam di sini enggak begitu ramai tapi ada lah beberapa orang. Tapi orang ramai pun orang itu tetap beraksi, modal nekat lah," ujar Max, Selasa (24/8/2021).

Saat itu korban sedang menunggu jemputan. Ia berdiri di pinggir jalan tersebut sambil memegang ponselnya. Saat korban hendak membakar rokoknya untuk dihisap, pelaku langsung mendekati korban dan merampas ponsel miliknya.

Pelaku datang dari arah komplek MMTC, kemudian kabur melewati Jalan Williem Iskandar Pasar V dan mengarah ke Universitas Negeri Medan (Unimed).

Dikatakannya, korban sempat berlari mengejar pelaku. Namun, karena pelaku menggunakan sepeda motor, pelaku pun akhirnya lolos.

"Korban sempat mengejar, ia berlari. Namun, karena pelaku menggunakan sepeda motor, pelaku kabur begitu cepat," katanya.

Ia menambahkan, selain korban, warga pun sempat mengejar pelaku. Namun, hasilnya serupa pelaku tetap lolos. Diduga kuat pelaku merupakan warga setempat, sehingga ia sangat mengetahui jalan untuk kabur secepatnya.

"Pertama warga terkejut, enggak respon, begitu lihat korban lari mengejar pelaku barulah dibantu warga mengejar. Tapi enggak dapat juga, enggak terkejar lagi. Mungkin pelakunya orang-orang sini juga, jadi dia sudah tahu jalan-jalan tikus," jelas Max.

Setelah mengejar pelaku, korban ternyata tidak kembali lagi ke lokasi kejadian. Padahal, warga yang melihat kejadian itu mengaku bersedia membantu korban.

"Kami tidak tahu kelanjutannya dari korban apakah dia langsung pulang atau melapor ke polisi. Kami sempat menunggu di sini, tapi korban enggak datang lagi, seandainya korban datang ke sini kami mungkin bisa memberikan bantuan melaporkan ke Polsek atau bagaimana bagusnyalah," ujarnya.

Max mengatakan, sebenarnya sudah sangat sering peristiwa jambret terjadi di sekitar Jalan Williem Iskandar terutama di simpang komplek MMTC tersebut.

"Sebenarnya di sini sudah beberapa kali kejadian jambret, memang daerah sini rawan jambret, Jalan Williem Iskandar Pasar V yang mengarah ke Unimed

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved