Ayah Tiri Biadab! Siksa dan Buang 2 Anak Balitanya, Satu Ditemukan Meninggal Dunia

Dari perbuatan ayah tiri yang merupakan seorang residivis tesebut, mengakibatkan seorang balita meninggal dunia. 

Editor: AbdiTumanggor
SRIPOKO/RAIGAN
Pihak kepolisian berada di depan Kamar Mayat RSUD Talang Ubi PALI saat mengevakuasi mayat balita yang ditemukan warga. Dua balita menjadi korban kejahatan ayah tirinya. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Tim Unit Reskrim Polsek Talang Ubi Polres PALI melakukan pengejaran terhadap ayah tiri inisial An yang membuang dua anak balita di Simpang Pintu, Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.

Dari perbuatan ayah tiri yang merupakan seorang residivis tesebut, mengakibatkan seorang balita meninggal dunia. 

Tim Elang Pimpinan Kanit Reskrim Ipda Arzuan usai mengumpulkan saksi-saksi dan olah TKP telah mengetahui identitas dan langsung melacak keberadaan ayah tiri korban balita ditemukan warga bersama kakak perempuan yang juga masih belia yakni Ni (5 tahun).

Sementara jenazah bocah laki-laki Nk akhirnya telah dijemput ibu kandung Rafika Dewi di RSUD Talang Ubi untuk dimakamkan di Desa Jirak Kecamatan Jirak Jaya Kabupaten Musi Banyuasin, Jumat (27/8/2021) sekira pukul 1.25 WIB tengah malam.

"Kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang identitasnya sudah diketahui. Doakan saja semoga segera bisa ditangkap," ungkap Kapolsek Talang Ubi, Kompol Nasution melalui Kanit Reskrim Ipda Arzuan, Jumat (27/8/2021).

Ayah Tiri Buang 2 Anak Hingga 1 Meninggal, Bermula Dari Istri Tolak Ikut Mencuri Sepeda Motor

Pihak kepolisian berada di depan Kamar Mayat RSUD Talang Ubi PALI saat mengevakuasi mayat balita yang ditemukan warga. (SRIPO/RAIGAN)

Katim Riksa Polsek Talang Ubi, Bripka Firzan menambahkan bahwa dari keterangan ibu kandung korban, kronologis kejadian bermula di Desa Bumi Makmur (SP6), Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, saat ibu kandung korban diajak ayah tiri korban untuk melakukan pencurian sepeda motor.

Berawal dari ayah tiri korban yakni An mengajak ibu kandung korban untuk mencuri motor, tetapi menolak.

Kemudian tersngka An ini memaksa kedua anak tirinya Nk dan Ni naik keatas motor, lalu menyuruh istrinya juga naik keatas motor.

"Bila tidak mau naik, maka An mengancam akan membunuh kedua anak tirinya," jelasnya.

Dari ancaman tersebut, sehingga ibu korban pun naik keatas motor.

Saat motor akan melaju, ibu korban melompat dari motor sembari berteriak meminta tolong warga sekitar.

 "Ibu korban juga sempat berteriak kepada kedua anaknya supaya melompat dari sepeda motor," Jelas Firzan. 

Pihak kepolisian saat serah terima jasad balita di RSUD Talang Ubi yang dijemput pihak keluarga korban, Kamis (26/8/2/2021). Bocah 20 bulan berinsial Nk ditemukan tewas di bangunan warung kosong di PALI. Kakaknya usia 5 tahun menangis di sisi jenazah adik. (SRIPO/REIGAN)

Dijelaskan, warga sekitarpun sempat mengejar An bersama kedua anak tirinya ini, tetapi tidak berhasil.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved